Selasa, 12 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Pendidikan

Perbedaan PPDB Tahun Ini dengan Tahun Lalu

27 April 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

SERIUS : Siswa kelas IX ketika ikut UNBK di SMPN 2 Tulungagung Kamis (25/4) lalu. Nilai UNBK tetap digunakan dalam PPDB SMA/SMK.

SERIUS : Siswa kelas IX ketika ikut UNBK di SMPN 2 Tulungagung Kamis (25/4) lalu. Nilai UNBK tetap digunakan dalam PPDB SMA/SMK. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RADARTULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) kali ini sedikit berbeda. Berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), bahwa nilai ujian nasional (unas) tidak sebagai syarat seleksi dalam PPDB. Baik untuk jalur zonasi maupun jalur perpindahan tugas orang tua atau wali.

Kasi SMK dan Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Cabang Dispendik Jatim wilayah Tulungagung–Trenggalek, Subagyo mengaku, untuk detail pelaksanaan PPDB, belum mendapat petunjuk teknis (juknis). Sehingga belum dapat membeberkan detail informasi PPDB. “Untuk lebih detail kami belum menerima juknis, jadi kita tunggu saja,” jelasnya.

Sebagai informasi, berdasar Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Perkemendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2020.

Di situ terdapat beberapa perbedaan dalam penerapan PPDB tahun ini dengan tahun lalu. Salah satunya bertambahnya kuota pada penerimaan jalur zonasi. Yakni sebesar 90 persen dari daya tampung sekolah. Sementara untuk jalur prestasi dan perpindahan tugas orang tua/wali masing-masing sebesar lima persen dari daya tampung sekolah.

Penambahan kuota ini bertujuan untuk pemetaan sekolah. Sekaligus untuk menghapus anggapan adanya sekolah favorit. Sehingga kulitas sekolah dapat merata pada setiap daerah. Subagyo menambahkan, dengan adanya kebijakan ini diharap kualifikasi akademik bukan menjadi satu-satunya pertimbangan dalam PPDB. Sehingga pemerataan kualitas sekolah dapat terwujud.

(rt/nda/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia