Jumat, 22 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Segini Jatah Keluarga yang Ikut Transmigrasi Trenggalek

27 April 2019, 13: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi

TRENGGALEK - Bagi sejumlah keluarga di Kota Keripik Tempe yang ingin mengubah nasib dengan mengikuti program transmigrasi, harus rela gigit jari. Pasalnya, kuota yang diberikan dari pemerintah pusat untuk program perpindahan penduduk antarpulau tersebut masih jauh dari apa yang diharapkan

Terlihat pada 2019 ini, Pemkab Trenggalek hanya mendapatkan kuota 25 keluarga untuk bertransmigrasi. Padahal, berdasarkan data yang ada di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Trenggalek, mulai awal 2019 ini sedikitnya ada 86 keluarga yang mendaftar. Jumlah tersebut tersebar di beberapa kecamatan dan terbanyak terdapat di Kecamatan Dongko 21 keluarga, disusul Kecamatan Pule 19 keluarga, dan Suruh delapan keluarga. “Untuk sisanya, jumlahnya tersebar di beberapa kecamatan, “ungkap Kasi Transmigrasi Disperinaker Trenggalek Totok Hariyadi.

Dia melanjutkan, dari jumlah kuota transmigrasi yang ada kini, hanya ada 20 keluarga yang belum terisi. Mengingat pada tahun 2018 lalu, ada lima keluarga yang gagal berangkat transmigrasi di wilayah Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Sebab, pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) di lokasi tujuan tersebut belum selesai dilakukan. Hal ini akibat dari bencana gempa dan tsunami di Kota Palu tahun lalu. “Berdasarkan kabar yang kami dapat, sebenarnya tahun lalu di wilayah itu akan ada 40 lokasi untuk transmigran. Namun karena terjadi bencana, hanya bisa dibangun empat lokasi sehingga dibatalkan,” katanya.

(rt/zak/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia