Senin, 21 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Trenggalek

Rogoh Kocek Lebih Dalam, Restribusi Wisata di Trenggalek Bakal Naik

29 April 2019, 22: 10: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

TRENGGALEK - Para wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah harus mau merogoh kocek-nya dalam-dalam jika ingin berwisata di wilayah Kota Keripik Tempe. Pasalnya, tahun ini diperkirakan pemungutan biaya retribusi untuk masuk ke area wisata yang dikelola pemerintah kabupaten (pemkab) akan bertambah.

Hal ini berunjuk akan adanya perubahan peraturan daerah (perda) terkait perubahan tarif retribusi tersebut. Hal ini mengacu pada evaluasi gubernur Jawa Timur (Jatim) terhadap Perda Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga. "Evaluasi dari gubernur sudah turun, makanya perlu kami sinkronkan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait," ungkap Ketua Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek Mugianto.

Dia melanjutkan, hal itu terkait adanya perubahan-perubahan satuan dan poin-poin ayat dalam perda tersebut yang perlu disempurnakan. Sedangkan terkait besarnya tarif kenaikannya, dirinya belum bisa menjawab. Sebab, hal tersebut belum diundang-undangkan. Pastinya, besaran tarif tersebut sudah mendapat keselarasan antara wakil rakyat dengan pemkab karena tidak ada intervensi dari gubernur. "Keputusan ini secepatnya akan dikirimkan ke pemerintah provinsi (pemprov) agar dilakukan regristrasi dan akan berlaku setelah resmi diundangkan," katanya.

Pastinya, kenaikan tersebut akan disesuaikan dengan tempat wisata atau olahraga di daerah tetangga, seperti Tulungagung, Pacitan, dan sebagainya. Mengingat retribusi yang diberlakukan di Trenggalek dari daerah tersebut masih rendah. Sebab, pansus dan OPD terkait telah melakukan studi banding terkait hal tersebut.

(rt/zak/did/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia