Kamis, 12 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Begini Medan Untuk Sampai Ke TKP Pemancing yang Terseret Ombak

30 April 2019, 11: 28: 59 WIB | editor : Retta wulansari

TKP: Lokasi jatuhnya  kedua orang pemancing  di tebing Pantai coro di dusun Popoh, desa Besole,  Kecamatan Besuki.

TKP: Lokasi jatuhnya kedua orang pemancing di tebing Pantai coro di dusun Popoh, desa Besole, Kecamatan Besuki. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RATU)

TULUNGAGUNG – Memasuki hari kedua pencarian orang hilang di lereng Pantai Coro, Desa Besole, Kecamatan Besuki, belum membuahkan hasil. Tim gabungan dari Basarnas Trenggalek, Polsek Besuki, Basarta Tulungagung, dan para nelayan setempat, belum menemukan keberadaan Frendi dan Doni, warga Desa Gedangan, Kecamatan Campurdarat, Senin (29/4).

Koordinator Lapangan Basarnas Yoni Fariza mengungkapkan, pencarian tahap pertama pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB, kondisi geografis tempat kejadian perkara (TKP), ada hembusan angin mengarah ke timur-utara dengan kecepatan tiga sampai empat knot. Selain itu, tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. “Kondisi itu bila di pinggiran sudah berbahaya,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan warga setempat Jawan. Menurut dia kondisi lereng di TKP sebenarnya sedikit landai. Tapi, jalan setapak menuju lereng itu hanya sekitar 30 sentimeter, sehingga orang yang pergi ke lereng harus melewati tebing. “Medan menuju lereng begitu sempit dan di bawahnya sudah laut lepas,” ungkap warga Dusun Popoh, Desa Besole ini.

(rt/did/pur/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia