Senin, 09 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Korban Kedua Ditemukan Sejauh Sekitar 8 Km dari Lokasi Kejadian

02 Mei 2019, 13: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

SUDAH SELESAI: Tim SAR dan Basarnas mengevakuasi jasad Doni Bagus Setiawan setelah ditemukan nelayan di Pantai Brumbun, Rabu (1/5).

SUDAH SELESAI: Tim SAR dan Basarnas mengevakuasi jasad Doni Bagus Setiawan setelah ditemukan nelayan di Pantai Brumbun, Rabu (1/5). (BASARNAS FOR RATU)

TULUNGAGUNG - Setelah Fredi pemancing ikan yang terseret ombak ketika memancing di tebing Pantai Coro, Desa Besole berhasil ditemukan tim SAR, pada Selasa (30/4) lalu. Rabu (1/5) giliran Doni Bagus Setiawan, 19, warga Desa Gedangan, Kecamatan Campurdarat kembali ditemukan.

Namun, korban kedua tersebut ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 07.30 di Pantai Brumbun masuk Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung. Artinya, sejauh sekitar 8 kilometer (km) dari lokasi kejadian yakni Pantai Coro. Saat ditemukan, korban meninggal dunia.

Anggota Basarnas Trenggalek, Yoni Fariza, yang ikut dalam operasi pencarian tersebut mengatakan, pada hari keempat tersebut sebenarnya pihaknya akan kembali melakukan pencarian dengan radius 1,6 km dari TKP. “Kami sudah merencanakan pada hari ini (kemarin, Red) melakukan pencarian kembali,” ungkapnya.

Pria ramah tersebut mengaku, namun sekitar pukul 07.30, pihaknya mendapat informasi ada nelayan di Pantai Brumbun menemukan mayat sosok mayat yang diduga Doni. “Jadi kami mendapat informasi jika ada nelayan yang menemukan mayat dan dibawa ke bibir pantai,” jelasnya.

Mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung menuju Pantai Brumbun untuk memastikan keberadaannya. Tidak hanya Basarnas, polisi dari Inafis juga mendatangi lokasi dan selanjutnya dilakukan identifikasi. “Ternyata benar, korban ini adalah Doni Bagus Setiawan, yang hilang beberapa hari lalu,” ungkapnya.

(rt/iyo/dre/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia