Senin, 21 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Sejak Pemilu, Sejumlah Kebutuhan Dapur Alami Kenaikan Harga

02 Mei 2019, 19: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

DUA KALI LIPAT: Rusmadi ketika menunjukkan bawang putih. Harga kebutuhan dapur mulai merangkak naik.

DUA KALI LIPAT: Rusmadi ketika menunjukkan bawang putih. Harga kebutuhan dapur mulai merangkak naik. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

TULUNGAGUNG – Mendekati bulan suci Ramadan, sejumlah komoditas pangan mulai merangkak naik. Seperti yang terjadi di Pasar Ngemplak, Tulungagung.

Ya, berdasarkan pantauan radartulungagung.id sejumlah kebutuhan dapur naik, seperti bawang putih, cabai rawit, bawang merah, dan telur. Rusmadi, salah satu pedagang sayur mengaku, kenaikan harga telah terjadi sejak sepekan lalu. “Sejak pemilu kemarin sudah mulai naik. Sekarang mendekati puasa, harga makin tinggi,” terangnya Rabu (1/5).

 Jika sebelumnya harga bawang putih berada pada kisaran Rp 20 ribu per kilogram (kg), kini naik hingga dua kali lipat yakni Rp 40 hingga Rp 42 ribu per kg. Sementara bawang merah Rp 40 ribu, kini malah Rp 30 ribu per kg. Itu berarti, bawang putih malah kalahkan bawang merah. Sementara harga cabai rawit yang sebelumnya berada pada angka Rp 10 ribu per kg, kini naik hingga Rp 16 ribu per kg.

 Tak hanya cabai rawit, harga cabai besar dan keriting pun turut merangkak naik. Untuk cabai besar Rp 30 ribu per kg, sementara cabai keriting Rp 22 ribu per kg. Kenaikan sejumlah bumbu dapur ini dipicu meningkatnya permintaan pasar jelang bulan Ramadan.

Rusmadi mengatakan, kenaikan harga kemungkinan masih akan terus terjadi hingga pada awal puasa. Harga akan kembali turun pada minggu kedua bulan puasa. “Biasanya jelang puasa hingga minggu pertama cenderung naik. Kembali turun saat minggu kedua dan akan kembali naik saat jelang Lebaran,” terangnya.

(rt/nda/abd/red/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia