Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Tulungagung

Lagi, Diduga Kelelahan Penyelenggara Pemilu 2019 Meninggal Dunia

02 Mei 2019, 21: 20: 59 WIB | editor : Retta wulansari

Ilustrasi

Ilustrasi (JawaPos.Com)

TULUNGAGUNG - Jumlah penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal dunia di Kota Marmer terus bertambah. Sampai Rabu (1/5), totalnya sudah empat orang. Terbaru, yang meninggal dunia anggota perlindungan masyarakat (linmas) bernama Waris, warga Desa Karangsono, Kecamatan Ngunut. Anggota linmas berusia 60 tahun ini bertugas menjaga di tempat pemungutan suara (TPS) 02 di Desa Karangsono.

Pria berusia 60 tahun tersebut diketahui meninggal pada Selasa (30/4) lalu sekitar pukul 22.30. Sebelum meninggal, korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Madinah Ngunut selama enam hari. “Sebelumnya bertugas seperti biasa (pada coblosan; Rabu, 17 April; menjaga TPS 02), mulai pagi hingga larut pagi lagi,” ungkap Komisioner Divisi SDM KPU Tulungagung Mohammad Amarudin, Rabu (1/5).

Amarudin, panggilan Mohammad Amarudin mengatakan, Waris merupakan anggota linmas yang bertugas menjaga TPS 02, mulai pukul 06.00 waktu hari H, hingga besok harinya yakni pukul 04.00. “Memang Waris kelelahan selama menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Pria ramah tersebut menjelaskan, setelah melakukan tugas, Waris mengeluh sakit dan dibawa ke rumah sakit setempat. “Dia mendapat perawatan selama enam hari,” katanya.

Setelah itu, lanjut Amarudin, Waris diperbolehkan pulang oleh rumah sakit karena dirasa keadaannya sudah semakin membaik. Lantas korban pulang hingga beberapa hari, tapi keadaannya semakin tidak stabil. “Padahal sudah minum obat sesuai ketentuan dokter tersebut. Tadi malam (kemarin, Red) diketahui meninggal,” ujarnya.

(rt/iyo/dre/red/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia