Selasa, 18 Jun 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Uang Dibelikan Sasis Mobil, Pria Di Blitar Dipolisikan Temannya

08 Mei 2019, 13: 57: 17 WIB | editor : Didin Cahya FS

KAPOK : Petugas Polsek Garum saat memeriksa pelaku.

KAPOK : Petugas Polsek Garum saat memeriksa pelaku. (IST)

BLITAR KABUPATEN - Prw, warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum ini harus berususan dengan polisi, Rabu (9/5). Pria 45 tahun itu dilaporkan oleh rekannya, Suparno, atas dugaan penggelapan hewan ternak sapi. 

Seekor sapi milik Suparno itu tiba-tiba dijual Prw (terlapor) tanpa persetujuan. Suparno ketika itu memang meminta terlapor untuk merawat sapi jantan jenis pegon itu hingga besar dan layak dijual. "Tetapi, ketika sudah besar dan layak jual, sapi itu malah dijual sendiri oleh terlapor," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Rabu (8/5). 

Akibat penggelapan itu, Suparno mengalami kerugian Rp 17 juta. Prw saat itu juga langsung diamankan oleh anggota Polsek Garum untuk penyidikan lebih lanjut. "Pelaku sudah tertangkap. Masih menjalani pemeriksaan," ungkapnya. 

Burhan menjelaskan, penggelapan itu bermula saat Suparno (pelapor) membeli sapi jantan jenis pegon pada Desember 2018 lalu. Sapi itu dibeli dari temannya seharga Rp 17 juta. "Karena pelapor ini bekerja di luar daerah (Surabaya) sapi itu dititipkan ke terlapor," terangnya. 

Suparno meminta terlapor untuk merawatnya selama bekerja di Surabaya. Apabila sapi sudah besar dan layak dijual, maka sapi bisa dijual. Kesepakatannya, uang hasil penjualan diambil dulu untuk uang pembelianya. Sedangkan sisanya dibagi berdua. 

Empat bulan kemudian, Suparno balik kampung di Blitar. Dia lalu mengecek sapi miliknya yang dirawat oleh terlapor. Tiba di rumah terlapor, Suparno kaget lantaran sapi miliknya sudah tidak ada. 

Penasaran, Suparno menanyakan keberadaan sapinya itu. Saat ditanya, terlapor mengaku bahwa sapinya sudah laku dijual. Sontak saja Suparno kaget. "Dia lalu menanyakan uang hasil penjualan itu ke terlapor," ungkap perwira berpangkat dua balok di pundak ini. 

Terlapor pun akhirnya mengaku jika uangnya telah habis untuk membeli sasis mobil. Karena tidak ada iktikad baik untuk mengembalikan, Suparno melaporkannya ke pihak berwajib. "Dua barang bukti sudah diamankan. Yakni satu lembar kwitansi penjualan sapi dan dua sasis mobil," tandas polisi ramah ini. 

(rt/abd/kan/did/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia