Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Ribuan Anak Yatim Piatu Ikuti Ramadan Ceria

Bupati Ajak Bukber dan Berikan Santunan

11 Mei 2019, 09: 11: 08 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SELALU PEDULI : Bupati Rijanto menyerahkan santunan secara simbolis ke perwakilan anak yatim piatu, duafa, dan anak terlantar, kemarin (10/5).

SELALU PEDULI : Bupati Rijanto menyerahkan santunan secara simbolis ke perwakilan anak yatim piatu, duafa, dan anak terlantar, kemarin (10/5). (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

BLITAR KABUPATEN – Ribu anak yatim, duafa, dan anak terlantar, yang ada di Kabupaten Blitar, mengikuti kegiatan Ramadan Ceria, di Pendopo Sasana Adhi Praja, digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, kemarin (10/5).

Dalam Ramadan Ceria, ribuan anak yatim mengikuti serangkaian acara, seperti games, pentas kesenian, tausiah, buka bersama (bukber), dan pemberian santunan.

Bupati Rijanto membuka kegiatan tersebut, dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar Totok Subihandono, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Romelan, dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), komisi IV dan Ketua DPRD Kabupaten Blitar, serta Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan beberapa perwakilan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Blitar.

Saat memberi sambutan, Bupati Rijanto mengatakan, Ramadan Ceria merupakan salah satu rangkaian kegiatan digelar Pemkab Blitar selama Ramadan. “Inti dari kegiatan ini, kami mengajak buka bersama dan memberi santunan kepada seribu anak yatim atau piatu, duafa dan anak terlantar,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pihaknya memberi hiburan, dukungan dan support kepada anak yatim piatu, duafa, dan anak terlantar, yang hidup di panti asuhan. Hal tersebut  dilakukan, agar anak panti asuhan tidak berkecil hati dan tidak pesimis, meski berada di panti asuhan.

Menurut dia, anak panti asuhan sejatinya sama seperti anak normal lainnya, hanya saja mereka kurang beruntung atas segala keterbatasannya, misalnya tidak memiliki orang tua dan lainnya. Namun, mereka merupakan generasi penerus bangsa yang kelak meneruskan generasi sekarang. “Kalian harus tetap semangat, belajar yang rajin, beribadah dan berdoa,” pintanya.

Tidak hanya memberikan semangat kepada anak yatim piatu, pihaknya minta agar seluruh komponen yang ada, ikut peduli terhadap anak yatim piatu, duafa, dan anak terlantar, sebab mereka merupakan aset bangsa yang harus dididik dengan kasih sayang.

Di era globalisasi sekarang, jangan sampai mereka terkena dampak negatif yang bisa berakibat kurang baik bagi perkembangan dan pertumbuhan mereka. “Mereka adalah harapan bangsa yang kelak akan meneruskan cita-cita dan perjuangan kita. Mari kita ikut mendidik mereka,” harapnya.

Agar perhatian Pemkab Blitar terhadap anak yatim, duafa, dan anak terlantar, bisa lebih, maka pihaknya berharap agar kedepan anggaran untuk panti asuhan bisa bertambah. “Mudah-mudahan kedepan angggaran untuk mereka bisa meningkat,” jelasnya. 

BERI DUKUNGAN: Bupati Rijanto (tengah) bersama Ny Ninik Rijanto dan Kepala Dinsos Romelan, bersama anak yatim piatu, usai menyerahkan santunan.

BERI DUKUNGAN: Bupati Rijanto (tengah) bersama Ny Ninik Rijanto dan Kepala Dinsos Romelan, bersama anak yatim piatu, usai menyerahkan santunan.

(rt/did/sai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia