Selasa, 12 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Terungkap Alasan Pelaku Merekam Secara Live Aksi Mesum Dengan Pacar

16 Mei 2019, 14: 30: 28 WIB | editor : Didin Cahya FS

TAK PANTAS : Polisi menujukkan barang bukti ponsel dan kaus untuk kasus video mesum.

TAK PANTAS : Polisi menujukkan barang bukti ponsel dan kaus untuk kasus video mesum. (M. SUBCHAN ABDULLAH/ RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KABUPATEN - Alasan Yudis Siswo Putro (YSP), penyebar sekaligus pelaku dalam video mesum yang menggegerkan jagat maya di Blitar itu terungkap.

Alasannya adalah agar hubungan pelaku dan pacarnya, SRS (korban) tidak terpisahkan. Sebelumnya pelaku juga berjanji kepada pacarnya itu akan menikahi setelah Lebaran nanti. 

Saat itulah, korban pun tunduk dengan bujuk rayu YSP. Hingga akhirnya pelaku merekam dan menyiarkan perbuatan tidak senonoh itu secara langsung lewat aplikasi Gogo Live. "Saya live saat itu lewat aplikasi Gogo. Saya tidak merekam tapi saya live. Saya tidak tahu siapa yang merekam dan menyebarkan," aku YSP kepada radartulungagung.id di Polres Blitar, Kamis (16/5). 

Ya, pengakuan itu meluncur dari mulut YSP sendiri saat polisi menghadirkannya dihadapan awak media. Dengan kepala menunduk dan mengenakan baju tahanan serta peci putih, YSP menjawab serangkaian pertanyaan polisi dan wartawan. 

Aksi mesumnya itu dilakukan dan direkam sekitar April lalu. Pelaku melakukan hal tersebut atas dasar suka sama suka. Mengingat keduanya sedang menjalin hubungan pacaran.

Keterangan pelaku penyebar video mesum (RADARTULUNGAGUNG.ID)

Keduanya pun juga sudah sama-sama memiliki pekerjaan. YSP sebagai fotografer sedangkan pacarnya, SRS, karyawan toko pakaian. "Kami kan sama-sama sudah kerja. Saya kerja di Malang dan dia kerja di sini (Blitar) dan kita sudah mau menikah. Takutnya jika pergi-pergi lama kita selingkuh. Makanya itu (video mesum) menjadi barang bukti kalau kita sama-sama cinta," terangnya. 

Rencananya, YSP akan menikahi korban setelah Lebaran nanti. Niat itu diutarakan pelaku kepada korban. YSP mengaku merekam dan menyiarkan live aksi senonohnya itu dengan sang pacar karena hanya kepingin live. 

YSP mengaku juga tidak berniat menyebarkan video itu. Tetapi, aksi mesumnya bersama sang pacar secara live otomatis bisa dilihat banyak orang. "Saya tidak merekam dan ada orang yang merekam tapi tidak tahu siapa yang merekamnya," akunya lagi. 

Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Blitar menangkap pelaku penyebar video porno yang sempat meresahkan warga Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Rabu (15/5). 

Pelaku adalah Yudis Siswo Putro warga Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan. Pemuda 23 tahun itu menyebarkan video pornografi asusila. Perbuatan asusila dalam video itu dilakukan oleh pelaku dan seorang perempuan. 

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia