Minggu, 16 Jun 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Temukan Lima Pasang Bukan Suami-Istri di Dalam Kamar Kos

17 Mei 2019, 13: 05: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

KECIDUK: Petugas satpol PP menginterogasi penghuni rumah kos kedapatan berduaan di kamar, kemarin (16/5).

KECIDUK: Petugas satpol PP menginterogasi penghuni rumah kos kedapatan berduaan di kamar, kemarin (16/5). (MOCHAMMAD SUBCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

BLITAR KOTA – Petugas Satpol PP Kota Blitar kembali merazia sejumlah rumah kos, kemarin (16/5). Hasilnya, ditemukan lima pasangan bukan suami dan istri di dalam satu kamar kos.

Salah satu di antaranya juga ditemukan tiga cewek dalam satu kamar. Pasangan-pasangan itu pun langsung digelandang ke kantor Satpol PP Kota Blitar untuk pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Selain menemukan bukan pasangan suami-istri, petugas juga menemukan rumah kos belum berizin. “Ada beberapa rumah kos yang belum berizin,” kata Kepala Satpol PP Kota Blitar Juari.

Dia mengatakan, pemilik usaha rumah kos yang belum mengantongi izin itu diberikan peringatan agar segera mengurus izin. Apabila tidak segera mengurus izin, ada sanksi tegas tersendiri. “Jika tiga kali diberi peringatan tidak mengurus izin, maka sanksi sesuai peraturan, bisa kami segel dan lakukan penutupan karena tidak memiliki izin,” tegasnya.

Sama seperti razia sebelumnya, petugas satpol PP dibagi menjadi dua tim. Yakni tim yang bertugas di wilayah barat dan di wilayah timur. Selain petugas satpol PP, juga ada aparat kepolisian, Denpom, dan TNI yang dilibatkan. Para petugas mulai merazia sekitar pukul 14.30.

Saat Koran ini kemarin mengikuti tim wilayah barat. Lokasi rumah kos pertama yang disasar yakni salah satu rumah kos di Jalan Salak Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo. Di sana petugas menemukan tiga orang cewek yang ada di satu kamar. Ketika dicek, tidak ditemukan identitas apa pun. “Mereka kami bawa ke kantor satpol PP untuk dibina,” terangnya.

Sasaran kedua yakni rumah kos yang ada di Jalan Widuri. Hasilnya nihil. Sejumlah kamar kos kosong ditinggal penghuninya. Berikutnya berpindah di salah satu rumah kos di wilayah Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo.

Di rumah kos itu, petugas mendapati sepasang pria dan wanita berduaan di kamar. Saat diinterogasi petugas, keduanya bukan suami dan istri. Si perempuan mengaku seorang janda. Si pria mengaku hanya bermain di rumah kos teman cewek-nya itu.

Karena tidak bisa menunjukkan surat resmi nikah, mereka digelandang ke kantor satpol PP. Si perempuan diangkut dengan menggunakan mobil pikap petugas, sedangkan si pria memilih naik sepeda motor sendiri. Saat diinterogasi, sempat terjadi ketegangan antara petugas dengan si pria yang menolak untuk dibawa ke kantor Satpol PP Kota Blitar.

Dia menjelaskan, razia rumah kos akan terus dilakukan selama Ramadan. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci tersebut. Sekaligus mengecek sejumlah rumah kos belum berizin. “Karena dasar razia kami adalah perda rumah kos dan perda ketenteraman dan ketertiban umum,” tandasnya.

(rt/kan/did/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia