Selasa, 18 Jun 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Gerebek Praktik Prostitusi, Polisi Amankan Mucikari dan Empat PSK

20 Mei 2019, 17: 09: 38 WIB | editor : Didin Cahya FS

DIPROSES HUKUM: Polisi saat mengintrograsi mucikari dan PSK, Minggu (19/5).

DIPROSES HUKUM: Polisi saat mengintrograsi mucikari dan PSK, Minggu (19/5). (Ist)

BLITAR KABUPATEN - Seorang mucikari dan empat Pekerja Seks Komersial (PSK) harus digelandang ke Polres Blitar. Itu setelah polisi membongkar bisnis prostitusi yang dilakukan di eks lokalisasi Mbok Gampeng, Kecamatan Selorejo, Minggu malam (19/5).

Pengungkapan bisnis prostitusi itu berawal saat anggota Satrekrim Polres Blitar menggelar operasi pekat Semeru 2019. Sasarannya adalah eks lokalisasi mbah Gampeng di Selorejo. "Anggota menduga ada beberapa orang melakuka prostitusi di sana," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Senin (20/5). 

Nah, saat dicek di lokasi, polisi mendapati beberapa PSK sedang melayani lelaki hidung belang. Mereka melakukan hubungan seksual layaknya suami dan istri itu dalam kamar yang disediakan. "Saat kami interogasi, para PSK mengaku sebagian hasil uangnya diserahkan ke mucikari," jelas Burhan. 

Mucikari itu diketahui bernama Mujiyem atau akrab disapa Bu Nik. Kepada polisi, para PSK mengaku uang hasil melayani pria hidung belang diserahkan ke mucikari sebagian. Dalam sekali kencan, para PSK dibayar Rp 100 ribu. 

Nanti, uang Rp 15 ribu diserahkan ke sang mucikari. Para PSK itu juga dikenai biaya sewa kamar oleh mucikari sebesar Rp 700 ribu per bulannya. Para pria hidung belang yang dilayani itu berasal dari sejumlah wilayah di Blitar. "Ada juga kami temukan warga Kota Malang," terang perwira berpangkat dua balok di pundak ini. 

Selain mengamankan sang mucikari, polisi juga mengamankan empat PSK yang sudah emak-emak itu. Keempatnya adalah SL, 54 tahun;LASTRI, 37 tahun;NS, 44 tahun; dan DA, 35 tahun. 

Mereka dibawa ke Polres Blitar untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari penggerebekan itu, polisi juga menyita barang bukti. Yakni Uang tunai Rp 100 ribu, celana Dalam milik PSK dan milik oria hidung belang dan sprei.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia