Minggu, 15 Sep 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Dapat Tambahan 19 CJH wajib lunas pada BPIH tahap III

24 Mei 2019, 10: 11: 03 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

BPIH TAHAP III: Seorang petugas Kemenag menginput data paspor salah seorang CJH di ruang arsip kemarin (23/5).

BPIH TAHAP III: Seorang petugas Kemenag menginput data paspor salah seorang CJH di ruang arsip kemarin (23/5). (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

TULUNGAGUNG – Masa pelunasan biaya penyelenggara ibadah haji (BPIH) 2019 tahap III dimulai sejak Rabu (22/5) lalu. Ini setelah pemerintah Arab Saudi menambah 10 ribu kuota untuk jamaah haji asal Indonesia. 

Kepala Kementerian Agama (Kakemenag) Tulungagung Ngudiono melalui Kasi Penyelenggara Haji Umrah (PHU) Kemenag Tulungagung Imam Saerozi menuturkan, jumlah tersebut dibagi ke tiap provinsi berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 176 Tahun 2019 yang telah diubah dengan KMA 181 tahun 2019. “Untuk Tulungagung mendapat jatah 19 kuota pada tahap III ini,” ujarnya kemarin (23/5).

Berdasarkan catatan Kemenag Tulungagung, hingga hari ini (kemarin, Red), baru 13 calon jamaah haji (CJH) tambahan yang sudah melunasi pada BPIH tahap III ini. BPIH tahap III ini sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menambah kuota jamaah sebanyak 10 ribu.

Tak heran jika pelunasan kali ini didominasi oleh jamaah lansia dan pendamping lansia. “Sementara ini baru 13 yang sudah lunas dan memang rata-rata berusia lansia,” imbuh Saerozi.

Pria ramah ini menambahkan, seperti halnya pelunasan BPIH tahap I dan II, pelunasan tahap III tidak mengalami perubahan yang berarti. Masa pelunasan jamaah kuota tambahan berlangsung pada 22 Mei hingga Rabu 29 Mei. Waktu pelunasan pun dapat dilakukan pada jam-jam kerja. Sementara untuk pembayaran dapat dilakukan melalui dua cara. Yakni melalui teller bank atau bisa juga melalui sistem e-banking atau non-teller.

Dengan demikian, diharap dapat memudahkan CJH dalam melakukan pembayaran dan pelunasan BPIH. “Sebaiknya memperhatikan tanggal pelunasan. Sebab kalau lewat tanggal ketentuan, otomatis tidak dapat berangkat,” ujarnya.

Dia pun mengimbau bagi seluruh CJH untuk memperhatikan betul ketentuan yang berlaku. Salah satunya masa pelunasan BPIH. Pasalnya, jika terlambat melunasi, dapat dipastikan tidak dapat berangkat ke Tanah Suci.

Disinggung mengenai jumlah jamaah haji yang berangkat. Pria berkacamata ini membeberkan, dari BPIH tahap I jamaah yang sudah melakukan pelunasan sebanyak 1.143. Sementara pada tahap II sebanyak 224 jamaah. Ditambah jamaah cadangan yang sudah lunas sebanyak 22 jamaah. “Total sementara dari tahap I sampai II ada 1.389 calom jamaah haji. Nanti tunggu yang tahap III ini sampai tanggal 29 Mei mendatang,” katanya.

(rt/nda/dre/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia