Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Politik

Usulan Wabup Jadi Bupati Ke Mendagri Melalui Gubernur

24 Mei 2019, 12: 10: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Wakil Ketua DPRD Tulungagung Adib Makarim

Wakil Ketua DPRD Tulungagung Adib Makarim

TULUNGAGUNG – DPRD Tulungagung menepati janji untuk menggelar rapat di badan musyawarah (bamus) kemarin (23/5). Isi pokok pembahasan adalah mempersiapkan sidang paripurna pada Minggu depan yang berisi pemberhentian Syahri Mulyo sebagai bupati dan usulan pengangkatan wakil bupati (wabup) menjadi bupati definitif kepada menteri dalam negeri (mendagri). “Kami memang sedang menggelar rapat di bamus untuk persiapan sidang paripurna,” kata Wakil Ketua DPRD Tulungagung Adib Makarim.

Menurut dia, sesuai aturan yang ada, DPRD memang harus segera menggelar sidang paripurna usai menerima surat dari Kemendagri yang tertanggal 3 Mei 2019 terkait pemberhentian Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo. Kemudian mendagri menunjuk Wabup Maryoto Birowo sebagai pelaksana tugas (Plt) bupati. “Kami menerima surat dari Mendagri pada 22 Mei. Sedangkan surat itu tertanggal 3 Mei 2019. Sesuai UU Nomor 10 dan 23, maka 10 hari setelah menerima surat, kami wajib menggelar rapat paripurna,” tambahnya.

Politisi PKB itu mengatakan, keputusan rapat paripurna nantinya akan dikirimkan ke mendagri, melalui gubernur Jawa Timur (Jatim). Setelah itu, pihaknya tinggal menunggu turunnya surat jawaban atau penetapan Maryoto Birowo sebagai bupati Tulungagung. “Kalau surat balasannya tidak ada batasan harinya. Jadi, kami nanti setelah paripurna tinggal menunggu surat dari mendagri dan jadwal pelantikan wabup menjadi bupati,” jelas pria yang berdomisili di Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru ini. 

Seperti diberitakan, perjalanan karir politik Bupati (nonaktif) Syahri Mulyo bagaikan roller coaster. Bagaimana tidak, akhirnya Syahri Mulyo harus meletakkan jabatannya sebagai bupati Tulungagung 2018-2023. Pria yang kini menjalani hukuman lantaran tersangkut kasus korupsi itu dicopot dari jabatannya sebagai bupati. Itu berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 131.35-1077 Tahun 2019 tentang pemberhentian sementara bupati Tulungagung. Artinya, memberi jalan bagi Wabup Maryoto Birowo yang kini menjadi pelaksana tugas (Plt) bupati bisa diangkat sebagai bupati definitif.

(rt/rak/dre/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia