Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Buat dan Jual Bubuk Mercon, Warga Blitar Ditangkap Polisi

04 Juni 2019, 23: 44: 00 WIB | editor : Didin Cahya FS

Ilustrasi

Ilustrasi

BLITAR KABUPATEN - Polisi kembali menangkap penjual bahan peledak mercon. Pelaku adalah Sutrisno warga Desa/Kecamatan Gandusari. 

Pria 40 tahun ini ditangkap Satreskrim Polres Blitar karena kedapat meracik bahan peledak dan menjualnya. Dari tangan pelaku, polisi menyita sjeumlah barang bukti. Yakni 0,5 kilogram Bubuk Mercon, satu kilogram belerang, timbangan dan Uang tunai Rp. 250 ribu. 

Akibat perbuatannya itu, pelaku kini harus mendekam di tahanan Polres Blitar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Pelaku ditangkap pada Senin (3/6) sekitar pukul 16.30 di rumahnya. Saat digeledah ditemukan bahan peladak mercon," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Selasa (4/6. 

Pelaku ditangkap setelah polisi mendapat informasi bahwa di wilayah Desa/Kecamatan Gandusari terdapar warga yang membuat dan menjul bahan peledak mercon. "Dia itu selaku pembuat bahan peledak/mercon," terang perwira berpangkat dua balok di pundak ini. 

Dari pengakuan pelaku yang diterima polisi, pelaku adalah yang membuat atau meracik bahan-bahan tersebut. Caranya, mencampur bahan potasium hingga menjadi bahan peledak mercon. 

Bahan pembuat mercon itu, jelas Burhan, dibeli dari seseorang  yang belum diketahui identitasnya. Polisi masih menyelidiki lebih dalam bagaimana pelaku membuat bubuk mercon itu. "Pelaku sudah sempat menjual obat mercon itu.  Sudah laku empat kilogram bubuk mercon," pungkas Burhan. 

Akibat perbuatnanya itu, pelaku dijerat pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI no 12 tahun 1951. Ancaman hukumannya paling lama 12 tahun penjara. Penangkapan terhadap penjual bubuk mercon ini setidaknya sudah yang keenam dilakukan kepolisian.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia