Rabu, 23 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Sempat Kabur, Dua Pelaku Pembuat Petasan Gas Karbit Tertangkap

07 Juni 2019, 14: 15: 46 WIB | editor : Didin Cahya FS

DISITA : Polisi mengamankan barang bukti berupa tabung oksigen di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro.

DISITA : Polisi mengamankan barang bukti berupa tabung oksigen di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro. (POLRES BLITAR FOR RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KABUPATEN - Dua terduga pelaku pembuat petasan tabung plastik berisi gas karbit yang meledak hingga memakan dua korban akhirnya berhasil ditangkap polisi, Jumat (7/6).

Kedua terduga pelaku Ahmad Masruri (AM) dan M. Najiyullah Zein (ANZ) ditangkap oleh Satreskrim Polres Blitar di waktu yang berbeda. AM ditangkap lebih dulu di wilayah Kediri. Sedangkan ANZ ditangkap kemudian di rumahnya. "Ya, keduanya sudah berhasil kami tangkap," jelas Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha. 

Keduanya langsung digelandang ke Polres Blitar dan diitahan guna proses penyidikan lebih lanjut. Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa satu tabung gas oksigen dan pompa angin. "Barang bukti ini kami temukan di lokasi ledakan," terang pria ramah ini. 

Sebelumnya, pasca kejadian itu pada Selasa (4/6) lalu, dua terduga pelaku langsung melarikan diri. Saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi hanya mendapati sejumlah barang bukti. Yakni sisa cairan karbit, sisa kantong plastik, satu gunting dan sisa material bangunan gedung yang hancur. 

Polisi kini masih mendalami peristiwa ledakan hebat yang menghancurkan satu bangunan rumah di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro itu. Akibat perbuatannya itu, AM dan ANZ terancam sanksi pidana. 

Polisi menjerat keduanya dengan pasal 187 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang barang siapa dengan sengaja menimbulkan ledakan, kebakaran atau banjir. Ancaman hukumannya paling lama 12 tahun penjara.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia