Selasa, 18 Jun 2019
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Tegur Nyalakan Petasan, Warga Babak Belur Dikeroyok

10 Juni 2019, 13: 17: 06 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Tegur Nyalakan Petasan, Warga Babak Belur Dikeroyok

BLITAR KABUPATEN - Apes dialami Suliadi warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Selorejo, Senin (10/6). Pria 43 tahun itu harus mengalami luka-luka di tubuh setelah dikeroyok dua anak punk. 

Dua anak punk itu adalah Maryono, 18, warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Selorejo dan Andik Hariawan,27, warga Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Pengroyokan itu dipicu oleh emosi lantaran dua pelaku sempat ditegur korban.  

Saat itu korban (Suliadi) menegur kedua pelaku karena menyalakan mercon di depan rumahnya. Mercon itu dinyalakan berulang kali hingga muncul suara ledakan. "Kejadiannya Minggu (10/6) lalu. Karena merasa terganggu korban ini keluar rumah dan menegurnya," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Senin (10/6). 

Burhan menjelaskan, Korban ketika itu keluar rumah dengan emosi. Korban lalu marah kepada kedua pelaku. "Nyumet mercon ora usah nek kono ganggu tonggone (kalau bunyikan petasan jangan disitu, mengganggu tetangga)," ujar korban kepada pelaku saat itu. 

Lantas pelaku langsung menjawabnya dengan kata-kata. "Tuwek ora kenek diajeni (orang tua tidak bisa dihormati)," jawab pelaku. Setelah itu, korban mendekati kedua pelaku yg berada di seberang jalan. "Korban saat itu menjawab, arep ngesruh nek kene piye (mau bikin ribut disini ya). Kondisi pelaku saat itu sedang terpengaruh alkohol," jelas Burhan. 

Disaat itulah penganiayaan terjadi. Kedua pelaku mengeroyok korban dengan cara dipukuli. Korban sempat menghindar namun tangannya brhasil dipegang pelaku. Korban tidak bisa membalas. 

Akhirnya, korban bisa melepaskan diri dan lari masuk ke rumah. Salah satu pelaku sempat mengejar korban namun dihalangi temannya. Korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Selorejo. 

Polisi yang menerima laporan langsung menyelidiki dan memburu kedua pelaku. Tidak ada 1,24 jam, kedua pelaku berhasil dibekuk. Akibat perbuatannya, dua anak punk ini harus mendekam ditahanan Polsek Selorejo. 

(rt/kan/did/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia