Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Edarkan Pil Koplo, Pemuda Blitar Dicokok Polisi

14 Juni 2019, 13: 59: 55 WIB | editor : Didin Cahya FS

DIJEBLOSKAN : Pelaku pengedar pil dobel L.

DIJEBLOSKAN : Pelaku pengedar pil dobel L. (M. SUBCHAN/ RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KABUPATEN - Devi Siswondo (DS) warga Desa Bendo, Kecamatan Ponggok ini harus berurusan dengan polisi, Jumat (14/6). Pasalnya, pemuda 28 tahun itu kedapatan memiliki dan mengedarkan pil dobel L.

Dari tangan DS itu polisi menyita sejumlah barang bukti (BB). Yakni 11 butir tablet logo LL disita dari saksi dan Uang tunai Rp 30 ribu. Barang bukti dan pelaku langsung dibawa ke Polres Blitar untuk penyidikan lebih lanjut.

Penangkapan terhadap DS itu berawal dari proses oenyelidikan. Awalnya polisi mendapat informasi bahwa di wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari marak beredar pil dobel. "Anggota dari Satreskoba saat itu langsung menyelidikinya," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Jumat (14/6).

Saat itu juga polisi langsung mengumpulkan sejumlah keterangan. Dari hasil penyelidikan itu, polisi mendapat informasi bahwa pengedar adalah DS. Berbekal informasi itulah polisi merencanakan penangkapan.

Polisi mendapat informasi bahwa DS bertransaksi di wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari. Polisi langsung menuju lokasi transaksi. Di situ anggota langsung menangkap pelaku ketika sedang bertransaksi.

Saat digeledah ditemukan sejumlah barang bukti berupa pil dobel L. Puluhan pil setan itu langsung disita dan pelaku digelandang ke Polres Blitar untuk diperiksa lebih lanjut.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 196 dan pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya paling lama 12 tahun penjara. "Pelaku kami tahan di Polres Blitar untuk kepentingan penyidikan," tandas Burhan. 

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia