Minggu, 21 Jul 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Pria Asal Malang Tewas Usai Kencan di Hotel Dengan Teman Wanitanya

15 Juni 2019, 13: 13: 51 WIB | editor : Didin Cahya FS

TERGELETAK : Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

TERGELETAK : Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (POLRES BLITAR FOR RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KABUPATEN - Sanusi warga asal Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang meregang nyawa di kamar hotel di Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo, Sabtu (15/6). 

Pria 46 tahun itu diketahui sudah tidak bernyawa usai kencan dengan teman wanitanya sejak Jumat malam (14/6). Tewasnya Sanusi itu diketahui pertama kali oleh teman kencannya, AD, eu, warga Desa/Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. 

Berdasarkan hasil penyelidikan dari kepolisian, usai bangun tidur sekitar pukul 04.30, Sanusi mengeluh perutnya sakit. AD (saksi) yang ada disampingnya langsung menepuk punggungnya. "Saksi juga memijat kakinya. Tetapi, tetap diam saja. Tidak ada suara," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu Burhanudin, Sabtu (15/6). 

Sang perempuan ketika itu panik. Dia langsung memanggil penjaga hotel dan meminta memanggilkan perawat. "Saat dicek perawat ternyata sudah meninggal dunia. Pihak hotel lalu melaporkannya ke Polsek Selorejo," terang Burhan. 

Diketahui sebelumnya, Sanusi meminta AD untuk menjemputnya di wilayah Tulungagung pada Jumat sekitar pukul 13.00. Dengan naik bus, AD menuju Tulungagung. Setelah keduanya bertemu, mereka balik lagi ke Blitar. 

Sanusi lantas mengajaknya ke Selorejo. Tiba di Selorejo sekitar pukul 10 malam. Mereka turun dekat kantor Polsek. Sanusi lantas mengajak AD untuk menginap di hotel di sekitar. "Mereka naik ojek menuju hotel," ungkapnya. 

Tiba di kamar hotel, keduanya langsung mandi. Setelah itu, langsung melakukan hubungan intim di ranjang sampai larut malam hingga akhirnya tertidur. Nah, pada pagi harinya itu Sanusi bangun dan mengeluh sakit di perutnya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuhnya. Berdasarkan keterangan dari keluarga yang diterima polisi, Sanusi memang memiliki riwayat sakit maag. "Dia memiliki riwayat mag akut," tandas polisi ramah ini.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia