Kamis, 18 Jul 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Sopir Ngawur, Nabrak KA Malah Kabur

20 Juni 2019, 13: 57: 04 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

UNTUNG TAK ADA KORBAN: Tempat kejadian atau lokasi kecelakaan ledok menabrak KA di Plosokandang. Ledok penggilingan padi keliling yang terlibat kecelakaan.

UNTUNG TAK ADA KORBAN: Tempat kejadian atau lokasi kecelakaan ledok menabrak KA di Plosokandang. Ledok penggilingan padi keliling yang terlibat kecelakaan. (Ismail for ratu)

TULUNGAGUNG – Kecelakan di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu kembali terjadi pada Rabu (19/6) kemarin. Kali ini terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu masuk Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru.

Kecelakaan melibatkan ledok atau kendaraan yang didesain untuk penggilangan padi yang tertemper KA Kahuripan. Dugaan sementara, pengemudi ledok tidak memperhatikan adanya KA yang akan melintas.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Kepala Peleton Polsuska wilayah Tulungagung, Ismail menjelaskan, peristiwa kecelakaan di perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut terjadi pukul 09.10.

 Awal mulanya KA Kahuripan tujuan Blitar itu melintas dari arah barat ke timur. Namun sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), ledok yang datang dari arah selatan langsung melintas di perlintasan KA tersebut.

Diduga pengemudi ledok, Rokani, yang beralamat di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu ini tidak memperhatikan lalu lintas di perlintasan dan memaksa menyeberang. Dirinya langsung tertemper di bagian belakang ledok. Beruntung, ledok tidak sampai terseret dan hanya penyok di bagian belakang. “Peristiwa terjadi tadi pagi. Tapi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” katanya

 Ismail mengatakan, sesaat setelah peristiwa tersebut, Rokani membawa ledoknya untuk kabur dari TKP. Namun setelah dilacak oleh security KAI, berhasil ditemukan keberadaannya dan diamankan.

Selanjutnya, pengemudi Ledok didata dan langsung diminta membuat surat pernyataan untuk tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. “Ya, sempat melarikan diri. Namun kita berhasil mengamankannya. Diduga ledok ini nekat karena tak menghiraukan peringatan,” jelasnya

 Ismail imbau masyarakat lebih berhati-hati ketika melintasi sebidang jalur KA. Demi keamanan dan keselamatan perjalanan KA. “Bagi masyarakat yang melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu, harap menengok kanan kiri lebih dulu sebelum melintas,” tambahnya.

(rt/lai/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia