Sabtu, 20 Jul 2019
radartulungagung
icon featured
Pendidikan

Tok Lolos, Daftar ke Sekolah Swasta

21 Juni 2019, 16: 38: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Tok Lolos, Daftar ke Sekolah Swasta

BLITAR KABUPATEN - Pada hari terakhir pendaftaran penerimaaan peserta didik baru (PPDB) SMA negeri kemarin (20/6), masih ada sejumlah siswa yang mengambil nomor personal identification number (PIN) untuk mendaftar.

Memang pada 20 Juni itu juga batas akhir pengambilan PIN. Kendati demikian, lembaga sekolah tetap melayani sesuai prosesur yang ada. "Masih ada yang ambil nomor PIN," ujar ketua panitia PPDB SMAN 1 Garum, Seger.

Dia mengatakan, jumlah siswa yang mendaftar dan mengambil di SMAN 1 Garum tidak banyak. Mereka mendaftar di hari terakhir lantaran melihat perkembangan pendaftaran. "Kami dari sekolah tetap melayani dan meng-input datanya. Bagaimana hasilnya tergantung sistem PPDB itu," ujarnya.

Sekolah hanya bisa memantau perkembangan pendaftaran melalui web resmi www.ppdbjatim.net itu. Siapa saja yang berhasil lolos, bergantung dari sistem PPDB online tersebut. "Pendaftaran PPDB jalur online akan ditutup pada pukul 00.00. Hasilnya diumumkan 21 Juni," ujar pria ramah ini.

Terkait sistem PPDB yang sempat trouble pada Rabu (19/6) kemarin, itu karena ada sinkronisasi dari provinsi. Sekolah tidak mengetahui penyebab sinkronisasi tersebut. "Tapi pagi tadi sudah bisa diakses lagi. Kemarin memang sistem ditangguhkan karena sinkronisasi," jelas pria 55 tahun ini.

Menurut Operator PPDB SMAN 1 Garum, Sukarno, tak sedikit orang tua maupun siswa masih bingung dengan pendaftaran online jalur zonasi. Apalagi ada aturan baru terkait jalur zonasi. "Banyak ortu yang bertanya dan mengeluh ke kami soal aturan zonasi. Kami jawab bahwa itu aturan dari Provinsi Jatim. Sekolah hanya mengikutinya. Sekolah hanya bisa memantau," ungkapnya.

Meski demikian, sekolah berusaha memberikan pemahaman kepada orang tua terkait aturan zonasi tersebut. Sekolah membimbing siswa atau orang tua untuk memilih sekolah sesuai dengan kriteria aturan zonasi. "Jikapun nanti tidak lolos, otomatis ke sekolah swasta," ujar pria ramah ini.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidik (Kacabdindik) wilayah Blitar Trisilo mengatakan, hari ini adalah hari terakhir pendaftaran. Apabila nantinya tidak lolos ke SMA negeri, maka pilihannya adalah sekolah swasta. "Ya, ke sekolah swasta," ujarnya.

Menurut dia, sekolah swasta kini tidak jauh bagus dengan sekolah negeri. Rerata nilai ujian nasional siswa sekolah swasta juga hampir sepadan dengan sekolah negeri. "Nilai rata-rata UN di SMA swasta 66-65. Itu melampaui target nasional nilai minimal 5,5," tandasnya.

Bagaimana nanti jika ada SMA negeri yang belum terpenuhi pagunya, jelas dia, maka tetap sesuai dengan hasil PPDB. Apakah nanti ada kebijakan dari Provinsi Jatim untuk menambah siswa untuk memenuhi, cabdindik tidak tahu. "Itu nanti kebijakan langsung dari provinsi. Saya tidak tahu. Yang pasti, masih ada sekolah swasta yang bagus," ujarnya.

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia