Minggu, 21 Jul 2019
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Tergelincir ke Pantai Blado, Nelayan Hilang

21 Juni 2019, 18: 47: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Tergelincir ke Pantai Blado, Nelayan Hilang

TRENGGALEK – Daman, warga Dusun Krajan, Desa Craken, Kecamatan Munjungan dilaporkan hilang di tepi pereng Pantai Blado, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Selasa (18/6) lalu. Diduga pria berusia 55 tahun ini hilang karena terpeleset saat pindah spot memancing.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Wibowo Saputro melalui Kasubbag Humas Polres Trenggalek IPTU Supadi mengungkapkan, kronologi hilangnya Daman diketahui usai ada laporan yang masuk dari Adi Wahyudi, 26, warga Dusun Krajan, Desa Craken, Kecamatan Munjungan. Dari laporan itu, Adi -panggilannya- yang tak lain adalah anak dari korban sedang memancing ikan di kawasan Pantai Blado pukul 19.00. “Mereka hendak geser lokasi mancing lantaran sepi ikan,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, perpindahan lokasi mancing itu sejauh 20 meter dengan menyisiri tepian pereng Pantai Blado. Ketika itu, Adi sampai ke spot mancing lebih dulu, lantas menunggu kedatangan Daman untuk melanjutkan mancing. Namun nahas, Daman tak kunjung sampai lokasi sehingga dia kembali untuk mengecek ayahnya. “Dia melakukan pencarian ayahnya sampai 10 menit, tapi Daman tetap tidak tidak ketemu,” jelasnya.

Pada pukul 20.30, Adi melaporkan jika ayahnya hilang di pereng Pantai Blado ke Polsek Munjungan. Polisi pun memanggil kelompok masyarakat pengawas (pokmaswas) nelayan Pantai Blado dan anggota Basarnas untuk meminta bantuan pencarian. “Saat olah TKP awal, polisi mengurungkan niatnya. Maklum, medan menuju TKP cukup sulit,” ujarnya. Dia menambahkan, pencarian pun akhirnya dilakukan esok harinya.

Rabu (19/6) pukul 06.30 kemarin, tim gabungan yang termasuk Basarnas dan masyarakat sekitar pantai kembali melanjutkan pencarian terhadap Daman yang terduga terpeleset di pereng Pantai Blado. Pencarian itu dilakukan sampai sekitar 17.00 karena harus dihentikan sebelum malam. “Makin malam arusnya menjadi pasang, berisiko bagi tim pencarian,” ujarnya.

Dia menerangkan, pencarian ini nihil karena Daman tak berhasil ditemukan. “Pencarian sampai kini masih berlanjut karena tim Basarnas masih di TKP,” terang pria dengan pangkat dua balok di pundaknya itu. 

(rt/pur/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia