Minggu, 21 Jul 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Disperindag Tolak Hasil Lelang Proyek Pasar Legi

22 Juni 2019, 11: 05: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Disperindag Tolak Hasil Lelang Proyek Pasar Legi

BLITAR KOTA – Pembangunan Pasar Legi tampaknya terancam molor. Sebab, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar selaku pengguna anggaran (PA) menolak hasil lelang.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan dan Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Blitar Toto Robandiyo.

Dia mengatakan, sebelumnya pemenang lelang sudah ditentukan. Namun hasil pemenang lelang itu ditolak pihak disperindag. "Dari PA tidak menyetujui hasil pemenang lelang tersebut. Kami tidak tahu alasannya. Ini sedang proses evaluasi dari pokja (kelompok kerja)," jelasnya kemarin (17/6).

Berdasarkan informasi yang diterima dari web lpse.blitarkota.go.id, pemenang lelang adalah PT Ayem Mulya Indah. Dengan harga penawaran  sudah terkoreksi senilai Rp 39.639.356.312.

Dengan ditolaknya hasil lelang tersebut, pihaknya harus melakukan evaluasi ulang. Evaluasi dilakukan untuk mengecek apakah masih ada tambahan informasi baru dari PA atau tidak. "Jika tidak ada tambahan evaluasi kami lanjutkan. Evaluasi nanti kami sampaikan lagi ke PPK (pejabat pembuat komitmen disperindag)," terang pria ramah ini.

Sesuai peraturan Lembaga Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui Penyedia, ada dua opsi yang harus ditaati oleh PA. Opsi pertama, jika PA sepakat dengan PPK maka ada tiga hal yang dilakukan yakni evaluasi ulang, pemasukan penawaran ulang, dan tender ulang. "Yang sedang kami lakukan ini evaluasi ulang," ujarnya.

Sedangkan opsi kedua adalah apabila PA setuju dengan pokja atau bagian pembangunan dan layanan pengadaan maka PA memerintahkan pokja untuk tahap berikutnya.

Dia mengungkapkan, pokja membutuhkan waktu 10 hari untuk evaluasi. Pokja berharap proses lelang segera selesai dan bisa segera ke tahap pelaksanaan. "Selama ini pokja sudah menjalankan tugas sesuai prosedur. Tetapi, keputusan tetap dari PA," tandas pria 53 tahun ini.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Blitar Ariyanto belum bisa dikonfirmasi terkait progres rencana pembangunan Pasar Legi. Saat dikirim pesan elektronik melalui WhatsApp (WA) hanya dibaca. Sedangkan ketika dihubungi juga tidak diangkat. Hanya terdengar nada dering.

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia