Minggu, 21 Jul 2019
radartulungagung
icon featured
Politik

Desk Pilkades 2019 Resmi Dibentuk

29 Juni 2019, 11: 28: 01 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

KOMPAK: Bupati Blitar memberikan penjelasan di depan tamu undangan pada pembentukan Desk Pilkades 2019 kemarin.

KOMPAK: Bupati Blitar memberikan penjelasan di depan tamu undangan pada pembentukan Desk Pilkades 2019 kemarin. (SYAIFUL ANWAR/RADAR BLITAR)

BLITAR KABUPATEN – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak dipastikan digelar 15 Oktober tahun ini. Itu setelah Bupati Rijanto meresmikan pembentukan Dukungan Elemen Satuan Kinerja (Desk) Pemilihan Kepala Desa Serentak di Pendapa Ronggo Hadinegoro, Kabupaten Blitar, kemarin (12/6).

Pembentukan Desk Pilkades dipimpin langsung oleh Bupati Rijanto beserta forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda). Di antaranya Kapolres Blitar, Kapolres Blitar Kota, Komandan Kodim 0808, sekretaris daerah (sekda), serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dan kapolsek di seluruh kecamatan.

Bupati Rijanto mengatakan, pembentukan Desk Pilkades Serentak ini merupakan tahap awal dalam pelaksanaan pilkades serentak tahun ini. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 188/238/409.06/KPTS/2019 tentang Pembentukan Desk Pemilihan Kepala Desa Serentak di Wilayah Kabupaten Blitar Tahun 2019. Dengan dibentuknya Desk Pilkades, diharapkan pelaksanaan pilkades berjalan aman, lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin desa berkualitas. “Setelah dibentuk Desk Pilkades, akan dilakukan bimbingan teknis (bimtek) dan tahapan selanjutnya,” ungkapnya.

Menurut dia, tahun ini pelaksanaan pilkades serentak akan diikuti 167 desa. Itu setelah adanya tambahan empat desa, yang semula hanya direncanakan 163 desa. Dengan demikian, total jumlah desa yang akan mengikuti pilkades pada 15 Oktober sebanyak 167 desa. “Agar pelaksanaan pilkades serentak tahun ini lancar, dalam waktu dekat kami juga akan menyosialisasikan ke desa yang akan menggelar pilkades,” jelasnya.

Dia mengatakan, Desk Pilkades atau panitia pilkades tingkat Kabupaten Blitar, terdiri dari beberapa unsur. Di antaranya forkopimda, sekda, asisten pemerintahan dan kesra, serta kepala OPD terkait dan camat bersama musyawarah pimpinan kecamatan (muspika). Desk Pilkades tersebut nantinya akan bertugas merencanakan, mengoordinasikan, dan menyelenggarakan semua tahapan pelaksanaan pemilihan.  “Selain akan memberikan bimtek kepada panitia pilkades tingkat desa, Desk Pilkades nantinya juga akan menetapkan jumlah suara dan kotak suara serta melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pemilihan," bebernya.

Dia optimistis pelaksanaan Pilkades 2019 berjalan lancar. Sebab, pihaknya di pemerintahan sudah berkali-kali terlibat dalam penyelenggaraan pilkades, mulai tahun 2015, 2016, 2018, hingga 2019. Hanya saja, berdasarkan masukan dari beberapa pihak dan forkopimda, pihaknya akan fokus pada kesehatan panitia pilkades, baik tingkat desa maupun kabupaten. “Berdasarkan pengalaman pada Pemilu 2019, banyak penitia pemilu yang gugur karena kesehatan. Maka pada pilkades nanti, kami akan perintahkan dinas kesehatan (dinkes) untuk mengatur tenaga medis supaya standby pada pelaksanaan pilkades,” jlentrehnya.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Blitar Bambang Dwi Purwanto menjelaskan, tahapan pilkades serentak dimulai dengan persiapan awal yang rencananya akan dilaksanakan pada 18 Juni sampai 28 Agustus 2019. Tahapan pencalonan mulai 30 Juli sampai 14 Oktober 2019. Dan hari H pemungutan suara pada 15 Oktober 2019. “Sedangkan pada tahap akhir yakni penetapan atau pelantikan calon terpilih, akan dilaksanakan pada 13 Desember 2019,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan pilkades tahun ini, rencananya setiap desa akan dianggarkan dana sebesar Rp 50 juta. “Anggaran tersebut melekat di setiap kecamatan,” pungkasnya.

(rt/hms/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia