Senin, 16 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Ekonomi

Bupati Tinjau Job Fair yang Digelar Disnaker Kabupaten Blitar

29 Juni 2019, 11: 35: 26 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

ATASI PENGANGGURAN : Dari kiri, Kepala Disnaker Kabupaten Blitar Haris Susianto, Bupati Rijanto, Sekda Kabupaten Blitar Totok Subihandono, tinjau stan job fair kemarin (17/6).

ATASI PENGANGGURAN : Dari kiri, Kepala Disnaker Kabupaten Blitar Haris Susianto, Bupati Rijanto, Sekda Kabupaten Blitar Totok Subihandono, tinjau stan job fair kemarin (17/6). (HUMAS PEMKAB BLITAR FOR RADAR BLITAR)

BLITAR KABUPATEN- Agenda Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) digelar Dinas Tenaga Kerja  (Disnaker) Kabupaten Blitar kemarin (17/6). Antusias para pencari kerja begitu tinggi. Terbukti sejak pagi memadati lokasi kegiatan.

Apalagi dalam kesempatan tersebut, disediakan ribuan lowongan pekerjaan dari perusahaan lokal maupun luar daerah. “Disnaker Kabupaten Blitar dalam setahun mengadakan bursa kerja empat kali, dengan rincian tiga kali kategori mini dan satu kali besar,” ungkap Bupati Rijanto, saat mengunjungi stan pameran kesempatan kerja.  

Dia mengatakan, momentum tersebut sangat baik untuk angkatan kerja. Sebab sebagai sarana pencari kerja yang belum mendapatkan pekerjaan. Di samping itu, bagi perusahaan bisa langsung  merekrut pencari kerja sesuai kriteria dan kebutuhan. “Intinya, job fair ini mempertemukan antara pencari kerja dan perusahaan,” tandasnya.

Dengan pertemuan antara pencari dan penyedia lowongan kerja, akan menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejateraan. “Tentu untuk pencari kerja harus memilih sesuai dengan minat dan kemampuan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk langkah lain dari Disnaker Kabupaten Blitar dalam rangka penyerapan tenaga kerja. Yakni lewat jemput bola ke SMK.

Di tempat sama, Kepala Disnaker Blitar Haris Susianto menjelaskan, sekarang ini masih ada kendala dalam rangka pengentasan kemiskinan dan  penanggulangan pengangguran, utamanya melalui ketenagakerjaan.

Diketahui setiap tahun, lanjut dia, lulusan dari tingkat SMA sederajat dan perguruan tinggi masih tinggi, maka mereka butuh kesempatan kerja. “Dari tahun ke tahun angka pengangguran turun di Kabupaten Blitar,” katanya.

Langkah alternatif untuk mengatasi persoalan pengangguran, harus diciptakan lapangan kerja. Di antaranya melalui program pengembangan kewirausahaan serta penyuluhan dan penyebaran  informasi  tentang antar kerja lokal (AKL), antar kerja antar daerah (AKAD), antar kerja antar negara (AKN). “Dengan job fair ini juga dapat memperluas kesempatan memperoleh informasi pekerjaan,” pungkasnya.                                                                                                                         

(rt/hms/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia