Selasa, 19 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Bocah TK Tenggelam di Wahana Wisata Negeri Dongeng, Ini Kronologinya

02 Juli 2019, 17: 30: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

JADI PERHATIAN :  TKP bocah tenggelam di kolam renang Negeri Dongeng, Selasa (2/7).

JADI PERHATIAN : TKP bocah tenggelam di kolam renang Negeri Dongeng, Selasa (2/7). (M. SUBCHAN/ RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KABUPATEN - Insiden bocah tenggelam terjadi di salah satu tempat wisata di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Selasa (2/7). Bocah nahas itu adalah Yunan Wijaya Ananta warga Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Saat itu, Bocah berusia tujuh itu sedang menikmati liburan bersama teman dan guru Taman Kanak-kanak (TK) Mardisiwi. Yunan diduga tenggelam ketika berenang di wahana kolam renang tempat wisata itu. "Ya, informasi yang saya terima, anak ini lepas dari pengawasan," jelas Kapolsek Ponggok Iptu Sony Suhartanto, Selasa (2/7).

Sony menjelaskan, insiden bocah tenggelam itu terjadi sekitar pukul 09.00. Itu berawal saat rombongan dari TK Mardisiwi berlibur di Negeri Dongeng di Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok. "Rombongan ini berangkat dengan menaiki tiga kereta," jelasnya.

Rombongan saat itu tiba di tempat wisata sekitar pukul 09.00. Yunan yang ikut rombongan saat itu didampingi neneknya. Tiba di lokasi, rombongan langsung makan bersama.

Usai makan, anak-anak langsung menyebar untuk bermain sendiri-sendiri. Salah satunya adalah wahan kolam renang. Namun, saat itu Yunan lepas dari pengawasan neneknya. "Neneknya dan guru lantas mencari keberadaan Yunan," terang Sony.

Sekitar 10 menit berselang, Yunan berhasil ditemukan. Akan tetapi, sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri. Bocah 7 tahun itu diduga baru saja tenggelam di kolam. "Korban saat itu langsung ditolong petugas yang mengetahui kejadian itu," ujar Sony.

Sang nenek yang mengetahui cucunya sudah tidak sadarkan diri langsung teriak histeris. Petugas wisata dan guru lantas melarikannya ke rumah sakit terdekat di Srengat.

Namun, tuhan berkehendak lain. Nyawa bocah malang itu tidak bisa tertolong. Yunan menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan ke rumah sakit. "Usai kejadian itu, anggota Polsek Ponggok langsung lakukan olah TKP. Lokasi sudah dipasangi police line," tandas Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia