Jumat, 18 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Ekonomi

Credit Union Rahayu Miliki Program DANA PANDAN, Dapat Kunjungan DPRD

Dan Dinkop UKM

04 Juli 2019, 20: 33: 25 WIB | editor : Didin Cahya FS

SINERGI : Manajer Credit Union Rahayu, Siti Alimah saat memaparkan tentang DANA PANDAN kepada komisi B DPRD dan Dinkop UKM Tulungagung.

SINERGI : Manajer Credit Union Rahayu, Siti Alimah saat memaparkan tentang DANA PANDAN kepada komisi B DPRD dan Dinkop UKM Tulungagung. (CREDIT UNION RAHAYU FOR RADARTULUNGAGUNG.ID)

TULUNGAGUNG- Program Dana Pertanian Aman dan Berkelanjutan untuk Petani Indonesia Sejahtera (DANA  PANDAN), terus  mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Tidak terkecuali kalangan legislator dan satuan kerja perangkat daerah  (SKPD) di Kota Marmer. 

Termasuk  kemarin (4/7) di kantor Credit Union Rahayu, di Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut, tampak  beda.  Pasalnya koperasi tersebut menjadi lokasi kunjungan kerja komisi B DPRD Tulungagung dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah   (Dinkop UKM) Tulungagung.

Tentu maksud kunjungan tersebut memiliki alasan kuat. Lantaran Credit Union Rahayu merupakan lembaga satu-satunya di Jawa Timur yang memberikan fasilitas DANA  PANDAN.

“DANA PANDAN merupakan sebuah paket solusi pertanian yang komprehensif atau menyeluruh,” terang Manajer Credit Union Rahayu, Siti Alimah, saat memberikan pemaparan.

Di mana program istimewa ini, berupa pemberian modal kepada petani selama musim panen lewat Credit Union Rahayu.

Tidak saja memberikan modal, namun petani saat tanam akan dilakukan pendampingan dari tenaga profesional termasuk dari personel Sygenta Foundation for Sustainable Agriculture yang bermarkas di Swiss. Bahkan pengamatan dilakukan di lapangan.

“Bukan sekadar pemberian modal, namun akan pengawalan bagaimana petani bisa memaksimalkan panen,” tandas wanita ramah ini.

Selain modal dan pendampingan, dari DANA PANDAN ini petani dapat perlindungan asuransi. Asuransi berbasis indeks cuaca yang memberikan proteksi terhadap dampak ekonomi akibat cuaca.

Tak tanggung-tanggung, hasil panen petani yang bisa diserap oleh Credit Union Rahayu dengan harga tinggi. “Dengan DANA PANDAN ini petani benar-benar memiliki beragam keuntungan, segera bergabung untuk dapat hasil panen maksimal,” tandasnya.

Dia menjelaskan, Credit Union Rahayu sudah memiliki 3.000 petani binaan di Kecamatan Ngunut, Rejotangan, Kalidawir. Untuk informasi lebih lanjut bisa datang langsung ke kantor pusat Credit Union Rahayu di Jalan Kandung, RT3 /RW 3, Desa/Kecamatan Rejotangan. “Ingin bertani sukses, modern, maka gabung dengan Credit Union Rahayu,”  jelasnya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada dinkop UKM dan anggota komisi II terkait kunjujang kerja. Sebab ada beberapa masukan untuk pengembangan program itu di Kota Marmer ini.

Plt Dinkop UKM  Tulungagung Sunaryo  mendukung  keperasi  yang benar-benar  membedayakan  para anggotanya. Di Credit Union Rahayu ini para anggotanya sebagian besar petani, diberi modal hingga pendampingan masa tanam, bahkan  distribusi  panen.

Dengan begitu ada korelasi atau hubungan antara penyedia modal dan petani secara berkesinambungan.  

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Tulungagung Faruq Tri Fauzi mengaku senang atas eksistensi koperasi di lingkungan setempat yang bisa bersinergi dengan kaum petani. Dimana semua memunculkan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan antara dua belah pihak. “Di satu sisi bisa mendapatkan pinjaman modal, dan di sisi lain hasil panen petani bisa dibeli koperasi dengan harga yang lebih tinggi,” katanya.

Dia pun berharap, koperasi lain di Kota Marmer juga melakukan hal serupa. Sehingga bisa memberi manfaat lebih kepada masyarakat di sekitar. Bahkan tidak menutup kemungkinan, jika koperasi bisa terus berkembang bakal ada program darin pemerintah untuk mendukung hal tersebut. “Kami pun berharap ada program dari pemerintah untuk terus mendukung eksistensi koperasi di kabupaten ini,” pungkasnya.                

(rt/rak/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia