Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Benahi Tower Radio Megantara FM, Tewas Terjatuh

11 Juli 2019, 11: 04: 07 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

TKP: Polisi dan warga mengecek lokasi tower Radio Megantara FM di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek.

TKP: Polisi dan warga mengecek lokasi tower Radio Megantara FM di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek.

TRENGGALEK – Insiden kecelakaan kerja berujung maut terjadi di Radio Megantara FM, Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, Selasa (9/8) kemarin. Salah satu pekerja yang sedang membenahi pipa tower radio terjatuh sampai akhirnya meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro melalui Kasubbag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi mengungkapkan, kecelakaan kerja ini bermula ketika dua pekerja mendapat tugas dari pemilik radio, Tri Bagiyo Harsanto, untuk meninggikan pipa tower radio yang terbuat dari besi. “Semula ketinggian tower hanya 28 meter dan hendak ditinggikan menjadi 36 meter,” ujarnya.

Mendapat tugas dari sang pemilik radio, kedua pekerja itu pun langsung mulai merenovasi tower sejak pukul 08.00. Namun, saat giliran korban yang diketahui bernama Saprin 46, warga Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, naik ke atas tower untuk menambah ketinggian tower dengan memanjatnya. “Ada dua pekerja saat itu, yakni Saprin dan Catur. Namun, tugas Catur ini hanya memberi arahan kepada Saprin dari bawah tower saja,” ungkapnya.

Perenovasian tower itu sejatinya berjalan lancar. Namun sekitar tujuh jam kemudian, peristiwa nahas itu mulai terjadi. Ketika beranjak pukul 14.45, pipa tower radio yang dinaiki Saprin tiba-tiba melengkung hingga berapa derajat dan akhirnya ambruk ke arah selatan. “Ketika pipa itu ambruk, korban sejatinya masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” ujarnya.

Melihat kondisi itu, Saprin pun segera dilarikan ke RSUD dr Soedomo sekitar pukul 15.10 untuk mendapat penanganan medis. Namun nahas, diduga Saprin mengalami luka parah ketika terjatuh tersebut dan dinyatakan meninggal pukul 16.00. “Korban mengalami luka parah di kepala bagian belakang. Selain itu, juga mengeluarkan banyak darah,” katanya.

(rt/pur/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia