Jumat, 18 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Politik

20 Persen Petahana KO, Tingkat Kehadiran Tembus 80 Persen

11 Juli 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

grafis

grafis

TULUNGAGUNG – Meskipun memiliki keunggulan dibanding penantang, kenyataannya tak semua petahana bisa kembali melenggang ke balai desa pada pilkades serentak tahun ini. Bahkan, pemkab mengklaim pada pesta demokrasi tahunan ini sekitar 20 persen petahana harus merelakan kursi empuknya ditempati orang lain.

Kabag Administrasi Pemerintahan Pemkab Tulungagung Usmalik mengatakan, sampai kini memang belum bisa memberikan data secara pasti mengenai seberapa banyak cakades petahana yang tumbang dalam pertarungan. Mengingat data yang masuk masih terus dipilah-pilah agar lebih valid. “Kami belum bisa menyebutkan angka pasti mengenai petahanan yang kalah pada pesta demokrasi ini,” katanya kemarin (10/7).

Kendati demikian, pihaknya memperkirakan ada sekitar 20 persen petahana yang kalah. Berarti desa tersebut bakal dipimpin seorang kades baru. “Mungkin ada 20 persen petahana kalah,” tambahnya.

Sedangkan untuk target kehadiran calon pemilih pada pilkades serentak itu, Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengklaim tingkat kehadiran bisa mencapai lebih dari 80 persen. Artinya, antusiasme warga menyukseskan pilkades serentak ini terhitung tinggi. Semua berbondong-bondong untuk memberikan hak suara yang dimiliki di TPS yang tersebar di seluruh desa yang menggelar pilkades serentak tahun ini. “Saya yakin bisa lebih dari 80 persen untuk tingkat kehadiran,” katanya.

Sementara itu, Puguh Santoso, salah satu warga Desa Gebang, Kecamatan Pakel mengakui, pilkades serentak tahun ini memang berjalan lancar dan cenderung seru. Bahkan untuk perolehan suara antarkedua calon di desanya begitu tipis, yakni 34 poin. Kendati demikian, pesta demokrasi enam tahunan ini tidak sampai menimbulkan gesekan berarti antarpendukung cakades. “Pilkades kali ini memang lebih aman. Di beberapa desa perolehannya cukup ketat,” tuturnya.

Seperti diberitakan, Selasa (9/7) lalu di kabupaten ini digelar pilkades serentak. Pesta demokrasi tingkat desa tersebut diikuti 662 cakades dari 239 desa. Dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 747.696 jiwa dan terdapat 821 TPS.

(rt/rak/ang/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia