Senin, 26 Aug 2019
radartulungagung
icon-featured
Hukum & Kriminal

Maling Kotak Amal Berhasil Ditangkap Saat Hendak Kabur Naik Bus

12 Juli 2019, 16: 19: 48 WIB | editor : Didin Cahya FS

BUKTI: Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Sukorejo usai ditangkap, Jumat (12/7).

BUKTI: Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Sukorejo usai ditangkap, Jumat (12/7). (M. SUBCHAN ABDULLAH/RADARTULUNGAGUNG.ID)

BLITAR KOTA - Pencurian kotak amal terjadi di Masjid Darusalam Jalan Lekso Kelurahan Pakunden, Kecamatan Kepanjenkidul, Jumat (12/7). Salah seorang pelaku berhasil ditangkap tangan oleh warga dan polisi.

Pelaku adalah M. Yusron warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul. Pemuda 25 tahun itu melancarkan aksinya mencuri dengan berpura-pura sebagai jamaah masjid. "Berdasar keterangan saksi, Saat itu dia sedang berada di masjid dan duduk di dekat amal sambil pura-pura telepon," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar Kota Ipda Dodit Prasetyo, Jumat (12/7).

Dodit menjelaskan, aksi pencurian itu berawal dari kecurigaan Herman Effendi (saksi), penjaga masjid sekaligus tukang parkir. Yakni sekitar pukul 05.30,  saksi melihat pelaku. "Orang laki-laki yang memakai baju batik cokelat. Dia masuk ke dalam masjid," terangnya.

Karena mencurigakan, saksi mengawasi terus pergerakan pelaku. Pelaku ketika itu duduk di serambi masjid sebelah barat kotak amal. Dia tampak berpura-pura telepon. "Itu untuk mengelabui saksi saja. Karena curiga, saksi langsung mendekatinya," jelasnya.

Namun belum sampai menyapa, pelaku langsung pergi meninggalkan masjid. Saksi lalu mengecek kotak amal masjid yang terletak di serambi.

Ketika dicek kondisinya sudah terbuka. Ada bekas congkelan di kotak amal tersebut. Setelah itu, saksi mencari bantuan temannya, Ariyadi yang juga penjaga masjid untuk mengejar pelaku. Saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukorejo.

Anggota yang tiba di TKP langsung melakukan pencarian bersama warga. Dengan ciri-ciri pelaku yang disebutkan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap selang 30 menit kemudian. "Pelaku ditangkap di Jalan Tanjung ketika hendak melarikan diri menunggu Bus," jelas Dodit.

Saat digeledah pakaian dan tas pelaku, polisi menemukan pecahan uang recehan. Totalnya, Rp 164 ribu. Selain itu juga ditemukan obeng handle kuning dan baut. Pelaku mengakui uang hasil pencurian itu.

Pelaku menggunakan obeng dan baut untuk mencongkel dan membuka kotak amal. Pelaku langsung digelandang ke polsek Sukorejo. Dari hasil penyidikan sementara, pelaku mengaku mencuri uang kotak amal di beberapa masjid. Seperti di masjid Syuhada Haji Jalan Soedanco Supriyadi. "Dan mencopet dompet  di dalam Bus Harapan Jaya sekotar  Mei lalu," tandas perwira berpangkat dua balok di pundak ini.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia