Senin, 26 Aug 2019
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Bekuk Empat Pengedar SS, Satu Tersangka Seorang Janda

22 Juli 2019, 14: 24: 10 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Bekuk Empat Pengedar SS, Satu Tersangka Seorang Janda

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar -Polisi  kembali menangkap empat pengedar narkoba dan obat-obatan keras terlarang. Satu di antaranya adalah pengedar sabu-sabu. 

Keempat tersangka yang ditangkap adalah Galih Prasetyo, 23, warga Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok; Yuli Lestari, 22, warga Desa/Kecamatan Ponggok; Solikin, 31, warga Desa Pojok, Kecamatan Ponggok; dan Fikyy Syahrul Romadhon, 19, warga Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi. 

Penangkapan itu berawal dari penyelidikan Satreskoba Polres Blitar setelah mendapat informasi marak beredar sabu-sabu (SS) di wilayah Kecamatan Ponggok. Saat itu polisi lebih dulu menangkap Galih. "Saat kami geledah ditemukan sabu seberat 0,35 gram," jelas Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, saat rilis di Mapolres Blitar Kota, Senin (22/7). 

Dari interogasi terhadap Galih, SS itu diakui diperoleh (dibeli) dari tersangka Yuli. Polisi langsung meluncur ke rumah Yuli. Saat diinterogasi, perempuan yang sehari-hari bekerja memberi pakah ternak ayam itu mengaku telah menjual. "Kami periksa ponsel ada pesan transaksi. Pengakuan janda 22 tahun itu, sabu didapat dari Bebek warga Wates, Kediri. Tapi masih DPO," kata perwira berpangkat dua melati ini. 

Polisi tak berhenti disitu. Polisi lalu mendalami dan mengembangkannya. Saat diinterogasi, Yuli mengaku juga membeli pil dobel L. Pil setan itu dibeli dari Solikin. Anggota Satreskoba pun langsung meluncur ke rumah Solikin. 

Dari penangkapan terhadap Solikin itu, polisi berhasil menyita 450 butir pil dobel L. Dari pengakuan tersangka Solikin, ratusan pil setan itu dibeli dari tersangka Fikyy. 

Polisi langsung meluncur ke rumah kos di Desa Bagelenan, Kecamatan Srengat sesuai petunjuk Solikin. Benar, saat digeledah di kamar kos Fikyy ditemukan sebanyak 3000 butir pil setan. "Fikyy dan Solikin ini sama-sama residivis kasus sama. Pil dobel L," imbuh Kasatreskoba Polres Blitar Kota AKP M. Imron. 

Polisi saat ini masih berusaha memburu DPO Bebek warga Wates, Kabupaten Kediri. Menurut informasi kepolisian, Bebek sudah lama menjadi target operasi (TO) atas kasus peredaran sabu-sabu. 

(rt/did/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia