Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Pendidikan

Pemkab Blitar Konsisten Gelar Kreativitas Inovasi dan Teknologi

31 Juli 2019, 16: 07: 19 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Pemkab Blitar Konsisten Gelar Kreativitas Inovasi dan Teknologi

BLITAR KABUPATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar konsisten menggelar lomba Kreativitas Inovasi dan Teknologi (Krenotek). Ajang tersebut merupakan sarana pembinaan bagi masyarakat khususnya para pemuda yang ingin mengaktualisasikan ide atau gagasan. Sejumlah hadiah telah disiapkan bagi pemenang lomba. Untuk program atau inovasi layak akan didukung pemerintah dan didampingi hingga mendapatkan hak atas kekayaan intelektualnya.

Bupati Blitar Rijanto membuka final lomba tersebut di Aula Perdana, eks Kantor Sekretariat Daerah Blitar, kemarin (8/7)

Saat memberi sambutan, Bupati Rijanto  menyampaikan bahwa apresiasi diberikan pemerintah akan terus ditingkatkan.

Menurut dia, hal itu sebagai stimulus agar partisipasi masyarakat semakin meningkat dalam lomba. Hasilnya, kegiatan ini bisa membuat inovasi, gagasan, serta ide-ide kreatif untuk masyarakat. "Kegiatan Krenotek sudah ke empat kali, Alhamdulillah pesertanya terus bertambah," katanya.

Meski tidak ada hak paten, ide-ide kreatif warga Kabupaten Blitar sudah diakui sejak dulu dan membawa manfaat untuk masyarakat hingga kini.

Dia mencontohkan, nila adalah turunan dari ikan mujair. Ikan mujair merupakan ikan asin yang berhasil dibudi dayakan di air tawar. "Jadi penemunya dulu adalah Pak Mujair yang makamnya kini ada di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro," katanya.

Dia mengungkapkan, kini Pemkab Blitar  sedang melakukan pendampingan untuk ide pengolahan plastik menjadi bahan bakar. Ide ini dicetuskan seorang warga Kelurahan/Kecamatan Wlingi. "Kami terus dampingi, masih dalam proses pengurusan hak patennya," tandasnya.

Dia berharap kepada para peserta lomba untuk semangat dalam menciptakan ide-ide yang mungkin bisa membawa manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, apresiasi besar juga disampaikan kepada para guru pembimbing, yang selama ini telah memotivasi serta mendukung anak didiknya dalam menerjemahkan ide, gagasan atau karya ilmiah.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Blitar, Suwandito menuturkan lomba tersebut diikuti 54 peserta. Tidak hanya dari golongan pelajar namun umum.

Bahkan ada sejumlah peserta kini duduk di sekolah menengah pertama (SMP). “Ide-ide kreatif tidak dapat dibatasi dengan usia. Buktinya ide-ide mereka bagus dan mampu bersaing," katanya.

Pemberitaan ini dipersembahkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Blitar.

(rt/hms/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia