Senin, 26 Aug 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

KRENOTEK Sarana Munculkan Inovasi Daerah

07 Agustus 2019, 15: 50: 26 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

KRENOTEK Sarana Munculkan Inovasi Daerah

KANIGORO, Radar Blitar – Kabupaten Blitar juga dikenal sebagai Bumi Laya Eka Tantra Adi Raja. Hal ini tidak berlebihan, mengingat Bumi Seribu Candi ini menjadi tempat persemayaman dan pendidikan bagi para raja-raja besar di tanah Jawa.

Bahkan, ada banyak tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki kemampuan sehingga menjadi influencer atau panutan banyak orang atas karya mereka. Semisal Voker dengan pesawat terbangnya, Mukibat dengan ketela temuannya, Turut dengan ketok magic dan Mujair yang menemukan cara budi daya ikan air asin ke tawar.

Kini, Pemkab Blitar terus berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat dengan berbagai program dan terobosan agar Blitar semakin berdaya. Salah satunya dengan menyelenggarakan lomba Kreativitas Inovasi dan Teknologi (KRENOTEK).

Kegiatan ini secara konsisten akan terus digelar. Tujuannya, tak lain untuk mengakomodasi sekaligus stimulus bagi ide-ide dan gagasan brilian masyarakat. Selain mendapat apresiasi, ide atau gagasan yang layak akan mendapatkan pembinaan dari pemerintah.

Bupati Rijanto menyampaikan, apresiasi diberikan pemerintah akan terus ditingkatkan. Itu sebagai stimulus agar partisipasi masyarakat semakin meningkat dalam lomba. Hasilnya, kegiatan ini bisa membuat inovasi, gagasan, serta ide-ide kreatif untuk masyarakat. "Kegiatan KRENOTEK sudah kali keempat. Alhamdulillah pesertanya terus bertambah," katanya.

Meski tidak ada hak paten, ide-ide kreatif warga Kabupaten Blitar sudah diakui sejak dulu dan membawa manfaat untuk masyarakat hingga kini.

Dia mencontohkan, nila adalah turunan dari ikan mujair. Ikan mujair merupakan ikan asin yang berhasil dibudidayakan di air tawar. "Jadi penemunya dulu adalah Pak Mujair yang makamnya kini ada di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro," katanya.

Dia mengungkapkan, kini Pemkab Blitar sedang melakukan pendampingan untuk ide pengolahan plastik menjadi bahan bakar. Ide ini dicetuskan seorang warga Kelurahan/Kecamatan Wlingi. "Kami terus dampingi. Masih dalam proses pengurusan hak patennya," tandasnya.

Dia berharap kepada para peserta lomba untuk semangat dalam menciptakan ide-ide yang mungkin bisa membawa manfaat bagi masyarakat. Apalagi hadiah yang diberikan untuk pemenang juara I sebesar Rp 6 juta, juara II Rp 4 juta, dan juara III 2,6 juta. Direncanakan untuk para pemenang akan menerima hadiah pada Senin (5/8) malam ini.

(rt/muh/ang/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia