Minggu, 15 Sep 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar
Melihat Uji Coba Proses Giling Produksi

Dukung Investasi, Bupati Rijanto Kunjungi PT RMI

27 Agustus 2019, 13: 43: 16 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Dukung Investasi, Bupati Rijanto Kunjungi PT RMI

BINANGUN, Radar Blitar- Bupati Rijanto melakukan kunjungan untuk melihat kegiatan commissioning  atau uji coba proses giling produksi PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, kemarin (26/8).

Selain di damping Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo, turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkpimda) Kabupaten Blitar dan Muspika Kecamatan Binangun.

Dalam kunjungan tersebut, mereka disambut langsung Direktur Utama  PT RMI Blitar Syukur Iwantoro bersama jajaran.

“Belum beroperasi saja, karyawan direkrut sudah 700 lebih, belum yang di lapangan. Selama ini tebu Blitar dikirim ke Malang, Kediri dan Tulungagung. Tentunya (tahun ini) akan bergeser ke PT RMI,” ungkap Bupati Rijanto saat memberi sambutan.  

Dia berharap bahwa nanti PT RMI mampu mempercepat pembangunan ekonomi di Kabupaten Blitar.

Meski demikian, pria ramah itu mengingatkan untuk tidak menggunakan kendaraan besar dahulu dalam beraktivitas. Sebab infrastruktur Blitar selatan belum siap.

Nah untuk menunjung hal tersebut, pemkab akan berusaha melakukan perbaikan kualitas jalan Blitar selatan terutama jalur poros. Sehingga memudahkan peluang investasi untuk mengangkat perekonomian masyarakat setempat.

Untuk diketahui, Bupati Rijanto telah berkunjung empat kali sebagai bentuk dukungan Pemkab Blitar  terhadap investasi PT RMI Blitar.

Dan dalam kunjungan kemarin ditutup dengan melakukan peninjauan lokasi pabrik gula sampai ke pengolahan limbah.

Di tempat sama, Direktur Utama PT RMI Blitar Syukur Iwantoro mengatakan, tahun ini produk tebu yang dimasukkan diprioritaskan dari petani Blitar, lantas tahun depan dari daerah luar. “Dari 39 ribu hektare lahan di Blitar, 30 persen sudah diolah atau existing,” ungkapnya.

PT RMI, lanjut dia, memfasilitasi petani tebu untuk mendapatkan kredit KUR melalui Bank Negara Indonesia (BNI 46).

Di samping itu, PT RMI melakukan pengembangan bibit dari Taiwan yang cocok untuk lahan kering. Tujuannya, meningkatkan produktivitas tebu dan petani, juga ekspansi perluasan wilayah kerjasama dengan Perhutani.

PT RMI bahkan memfasilitasi petani dengan aplikasi berbasis android, untuk mengetahui proses tebu menuju penggilingan di pabrik. “Mudah-mudahan bermitra dengan petani melalui pembelian putus tebu dapat meminimalkan risiko. Kami menggunakan sistem tepat waktu agar pembayaran tidak terlambat. Sehingga sebagai pihak swasta dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.

(rt/kmf/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia