Jumat, 22 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Pria Sepuh di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Ladang Tebu

27 Agustus 2019, 14: 11: 36 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Pria Sepuh di Blitar Ditemukan Tewas Terbakar di Ladang Tebu

WONOTIRTO, Radar Blitar - Nahas menimpa Katirin warga Gununggede, Kecamatan Wonotirto. Pria 69 tahun itu ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan pada Senin sore (26/8). 

Dia meregang nyawa setelah tubuhnya terbakar. Saat ditemukan pertama kali oleh warga kondisi tubuhnya sudah gosong. Saat itu dia ditemukan tergeletak di tengah ladang tebu yang merupakan ladangnya sendiri. "Saat ditemukan hampir seluruh tubuhya terbakar," kata Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu M. Burhanudin, Selasa (27/8).

Katirin ditemukan tewas terbakar oertama kali oleh seorang warga Kusnawan (saksi). Saat itu sekitar pukul 15.00 saksi dan temannya mengecek ladang kayu akasis miliknya seluas seperempat hektar. Ladang itu berdekatan dengan ladang tebu milik Katirin. 

Saksi ingin melihat ladang karena kayu akasia akan dibeli orang. Namun, sampai di ladang saksi kaget. Sebab, hampir seluruh ladangnya terbakar. "Beruntung tidak sampai membakar pohon akasia. hanya daun-daun kering di bawah pohon yang terbakar," jelas Burhan.

Karena penasaran, jelas Burhan, saksi lalu mencari sumber penyebar kebakaran itu. Dia menelusuri ladang yang terbakar hingga mendekati batas ladang milik Katirin. Saat itu, saksi nelihat ada sesosok tubuh pria tergeletak dengan posisi miring.

Saat itu tubuhnya sudah gosong akibat terbakar. Saksi lalu mengeceknya lebih dekat dan ternyata sudah meninggal dunia. Mengetahui kejadian itu, saksi langsung melaporkannya ke perangkat desa setempat. 

Perangkat desa lalu melaporkannya ke Polsek Wonotirto. Tidak lama kemudian anggota polske dan tim identifikasi Polres Blitar Kota. Petugas lantas melakukan olAH TKP. Petugas bersama warga lansung membawa mayat nahas itu ke rumah duka dan menunggu untuk proses pemakaman. 

Hasil pemeriksaan terhadap tubuh Katirin tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Sedangkan menurut keterangan keluarga, Katirin mengalami keterbelakangan mental. " ungkap oerwira berpangkat dua balok di pundak ini.

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia