Minggu, 15 Sep 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Ditemukan Koin Uang Kuno di Lokasi Penemuan Batu Mirip Kepala Kala

02 September 2019, 12: 49: 50 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

MISTERI: Petugas Disparbud Kota Blitar menunjukkan koin kuno bertuliskan aksara Jawa, Senin (2/9).

MISTERI: Petugas Disparbud Kota Blitar menunjukkan koin kuno bertuliskan aksara Jawa, Senin (2/9). (M. SUBCHAN ABDULLAH/RADARTULUNGAGUNG.ID)

SANANWETAN, Radar Blitar - Selain menemukan batu mirip kepala kala dan struktur batu bata di lahan jagung di sekitar Punden Joko Pangon, juga ditemukan uang koin kuno, Senin (2/9). 

Informasi yang dihimpun radartulungagung.id di lokasi, uang koin kuno itu ditemukan tidak jauh dari lokasi ditemukannya struktur batu bata. Koin itu terdapat sebuah tulisan dengan huruf atau aksara Jawa kuno. Di balik koin itu terdapat tulisan angka tahun 1856. 

Kepala Dinas Pariwasata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar Tri Iman Prasetyo mengatakan, koin itu hanya berjumlah satu koin. Uang koin itu ditemukan di sekitar lokasi ditemukannya struktur batu bata. "Koin kami amankan untuk kami laparkan ke BPCB (Badan Pelestarian Cagar Budaya) Mojokerto," terang pria berkumis ini, Senin (2/9).

Selain koin, juga ditemukan batu berbentuk kepala naga. Batu itu ditemukan di bawah pohon beringin yang satu lokasi dengan Punden Joko Pangon. Dua benda diduga benda purbakala itu kini disimpan sementara di kantor Disparbud Kota Blitar.

Dinas akan membuat laporan tentang penemuan benda purbakala. Laporan itu nantinya dikirimkan ke BPCB Trowulan, Mojokerto. "Sambil kami menunggu kedatangan dari BPCB untuk mengecek temuan benda tersebut. Apakah masuk purbakala atau bukan," terang pria ramah ini. 

Sementara itu, Camat Sananwetan Heru Eko Pramono mengatakan, uang koin kuno itu ditemukan pada Senin pagi (2/9). Saat itu dirinya dan tiga rekannya menemukannya ketika mengecek lokasi penemuan struktur batu bata. 

Saat itu juga koin tersebut langsung diamankan dan dilaporkan ke disparbud Kota Blitar. Kini lokasi penemuan tersebut masih dipasangi garis polisi untuk pengamanan lebih lanjut.

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia