Rabu, 16 Oct 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Pemkot Blitar Luncurkan Smart Card Persingkat Waktu untuk Uji Kir

18 September 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

APRESIASI: Plt Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan trofi anugerah Wahana Tata Nugrha kepada Kepala Dishub Kota Blitar Priyo Suhartono.

APRESIASI: Plt Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan trofi anugerah Wahana Tata Nugrha kepada Kepala Dishub Kota Blitar Priyo Suhartono. (AGUS MUHAIMIN/RADARTULUNGAGUNG.ID)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar – Selain mendapatkan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada momen Hari Perhubungan Nasional ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar juga meluncurkan smart card. Itu sebuah terobosan untuk meningkatkan pelayanan di bidang transportasi.

Plt Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, pada 15 September lalu menerima anugerah Wahana Tata Nugraha dari Kemenhub. Dengan begitu, menjadi salah satu indikasi bahwa pemkot telah berhasil menyelenggarakan tata kelola transportasi dengan baik di wilayahnya. “Penghargaan kami terima langsung dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,” katanya saat apel peringatan Hari Perhubungan Nasional di halaman kantor Pemkot Blitar, Selasa (17/9).

Santoso mengungkapkan, pada momen Hari Perhubungan, pemkot sekaligus meluncurkan smart card. Ini menjadi salah satu bentuk inovasi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat masa kini yang serba cepat. Pelayanan berbasis teknologi informasi ini menghapus penggunaan buku bukti lulus uji. “Selain itu, juga untuk mendukung blitar smart city,” katanya.

Di lokasi terpisah, secara simbolis Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar Rudy Wijonarko meluncurkan smart card di area kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar. Peluncuran smart card ini dihadiri oleh perwakilan Polres Blitar Kota, DPRD Kota Blitar, TNI, dan lain-lain.

Kepala Dishub Kota Blitar Priyo Suhartono mengatakan, dengan smart card ini, pelayanan yang sebelum memakan waktu sekitar 55 menit menjadi sekitar 30 menit. Pelayanan ini juga langsung terintegrasi dengan Kemenhub. Nantinya, hasil pengujian bisa dicek melalui handphone dengan men-scan barcode yang ada pada smart card tersebut.

LEBIH CEPAT: Sekda Kota Blitar Rudy Wijonarko menempelkan smart card pada kaca bus sebagai simbol peluncuran kartu tersebut kemarin.

LEBIH CEPAT: Sekda Kota Blitar Rudy Wijonarko menempelkan smart card pada kaca bus sebagai simbol peluncuran kartu tersebut kemarin. (AGUS MUHAIMIN/RADARTULUNGAGUNG.ID)

Menurut dia, itu juga menjadi salah satu kontribusi dalam bidang transportasi dan perhubungan untuk mendukung program Blitar Smart City. “Semua pelayanan nantinya berbasis IT,” katanya.

Dalam sehari, kata dia, pelayanan uji kendaraan ini bisa merampungkan sekitar 40 kendaraan. Perbedaannya, jika sebelumnya pelayanan selesai hingga pukul 12.00 siang, dengan smart card selesai sekitar pukul 10.00 “Jadi, pukul 10.00 sudah sepi karena pelayanan lebih cepat. Smart card ini juga menghapus mata rantai calo dan pemalsuan,” tuturnya.

Dia memastikan keamanan dalam penggunaan smard card ini. Tidak mudah dipalsukan dan lokasi pemasangannya ada di dalam kendaraan. 

(rt/muh/did/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia