Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Features

Kehadiran Satpol PP Pariwisata yang Cantik dan Berpenampilan Menarik

Harus Cakap Komunikasi, Ada Mantan Pramugari

19 September 2019, 07: 00: 59 WIB | editor : Didin Cahya FS

LEBIH BERWARNA: Dari kiri, Rida Febriana Kusuma, Cruisita Dinda, Dimas Berliani, dan Lisa Renika, siap menyambut kedatangan wisatawan di Istana Gebang beberapa waktu lalu.

LEBIH BERWARNA: Dari kiri, Rida Febriana Kusuma, Cruisita Dinda, Dimas Berliani, dan Lisa Renika, siap menyambut kedatangan wisatawan di Istana Gebang beberapa waktu lalu. (M. SUBCHAN ABDULLAH/RADARTULUNGAGUNG.ID)

Pemandangan berbeda kini terlihat di Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno. Ada beberapa petugas satpol PP pariwisata yang cantik-cantik dan siap menyambut kedatangan para wisatawan. Keberadaan mereka pun semakin menambah warna pariwisata di Kota Blitar.

MOCHAMMAD SUCHAN ABDULLAH, Sananwetan, Radar Blitar

Empat petugas satpol PP perempuan itu sedang berdiri di depan pintu masuk rumah masa kecil Bung Karno, Istana Gebang. Mereka berdiri berjajar menunggu kedatangan wisatawan. Tidak lama kemudian, rombongan wisatawan tiba di depannya hendak masuk ke rumah.

Empat petugas satpol PP berhijab itu langsung menyapa sembari merangkapkan telapak tangan di depan dada. “Selamat datang. Silakan masuk,” sapa petugas tersebut lantas tersenyum. Rombongan wisatawan itu lantas melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah melihat-lihat benda-benda peninggalan Bung Karno dan orang tuanya itu.

Ya, dua bulan terakhir ini pemandangan di dua tempat wisata unggulan Kota Blitar, Istana Gebang dan Makam Bung Karno (MBK), lebih indah. Sebab, ada keberadaan perempuan-perempuan satpol PP cantik dan berpenampilan menarik. Mengenakan seragam khas satpol PP, hijab hitam, dan ban di lengan berwarna oranye.

Ban itulah yang membedakan antara petugas satpol PP pariwisata dengan satpol PP lainnya. Selain mengamankan lokasi wisata, satpol pariwisata juga memandu wisatawan. Mereka berkeliling dan berjaga di beberapa tempat wisata di Kota Blitar. “Mereka itu baru terbentuk dua bulan terakhir ini. Tugasnya berjaga di sejumlah tempat wisata di Kota Blitar,” kata Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar Hakim Sisworo.

Saat ini baru ada 10 petugas satpol PP pariwisata yang dibentuk. Empat di antaranya adalah perempuan dan sisanya laki-laki. Mereka disebar di beberapa tempat wisata di Kota Blitar. Misalnya seperti Istana Gebang dan Makam Bung Karno.

Petugas satpol PP yang dibentuk ini juga tidak sembarangan. Orang-orangnya merupakan pilihan dan diseleksi. Mereka merupakan orang yang tertarik di bidang pariwisata dan tentunya berpenampilan menarik. “Pastinya penampilan menarik dan rupawan. Serta masih muda,” ungkap Hakim.

Mereka juga harus cakap dalam berkomunikasi. Sehingga saat menghadapi wisatawan tidak canggung dan gugup. Punya rasa percaya diri dan kesabaran. Sebab, tugas satpol PP pariwisata ini juga memandu dan menjaga wisatawan dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kehadiran satpol PP pariwiasta itu juga dalam rangka ikut mempromosikan pariwisata di Kota Blitar. Dengan adanya pelayanan dari satpol PP itu, diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisata di Kota Blitar.

Salah satu petugas satpol PP pariwisata, Cruisita Dinda mengaku belum lama bergabung di satpol PP. Saat melamar di saptol PP, dirinya langsung ditugaskan di satpol PP pariwisata. “Kebetulan saya dulu pramugari. Tidak jauh dari dunia pariwisata. Akhirnya saya diarahkan di sini,” ungkap perempuan 21 tahun ini.

Pengalamannya sebagai pramugari itu memudahkan dirinya dalam bertugas. Sebab, seorang pramugari juga dituntut cakap berkomunikasi dan percaya diri. “Ini sesuai dengan kemampuan saya. Sehingga semakin nyaman dalam bertugas,” ungkap warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo ini.

Petugas lainnya, Rida Febriana Kusuma, juga baru bergabung di satpol PP pariwisata. Saat itu dirinya mendapat informasi jika ada lowongan petugas satpol PP pariwisata. Saat itu juga dia langsung mendaftarkan diri dan lolos seleksi. “Alhamdulillah bisa lolos dan bertugas di sini (Istana Gebang, Red),” ujarnya lantas tersenyum.

Selain para perempuan, ada juga petugas laki-laki yang turut membantu mengamankan lokasi wisata. Tugas petugas pria juga sama, yakni menjaga dan memandu wisatawan ataupun tamu kehormatan yang berkunjung ke tempat wisata di Kota Blitar.

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia