Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Canggih, Satlantas Polres Blitar Kota Mulai Layani Smart SIM

23 September 2019, 16: 38: 06 WIB | editor : Didin Cahya FS

LEBIH CEPAT: KRI Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Luhur Santoso bersama anggota polwan menunjukkan spanduk sosialisasi Smart SIM dan Registrasi SIM ONLINE.

LEBIH CEPAT: KRI Satlantas Polres Blitar Kota Ipda Luhur Santoso bersama anggota polwan menunjukkan spanduk sosialisasi Smart SIM dan Registrasi SIM ONLINE. (M. SUBCHAN ABDULLAH/RADARTULUNGAGUNG.ID)

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Satlantas Polres Blitar Kota menyambut positif penerapan Smart SIM (Surat Izin Mengemudi) atau SIM pintar. Satlantas kini sedang menyiapkan fasilitas pendukung untuk penerapan program dari Korlantas Polri tersebut.

Kaur Registrasi dan Identifikasi (KRI) Satlantasn Polres Blitar Kota Ipda Luhur Santoso mengatakan, Smart SIM tersebut mulai diberlakukan 22 September. Masyarakat bisa mendapatkan Smart SIM dengan cara mengganti SIM model lama. "Jika yang belum punya SIM nanti otomatis mendapatkan smart SIM," jelasnya, kepada radartulungagung.id, Senin (23/9).

Luhur melanjutkan, masyarakat yang menghendaki SIM model lama ditukar dengan smart SIM bisa datang langsung ke Polres Blitar Kota. Masyarakat nanti dikenai biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk penukaran tersebut. "Ya, nanti untuk SIM C biaya PNBP-nya Rp 100 ribu. Sedangkan untuk SIM A Rp 120 ribu. Tidak ada lagi biaya tambahan lain," terang perwira berpangkat satu balok di pundak ini.

Smart SIM merupakan program Korlantas Polri. SIM pintar itu dilengkapi dengan sebuah chip khusus untuk menyimpan sejumlah data pemilik SIM. Seperti data mulai awal registrasi SIM, identifikasi penerbitan SIM, data pribadi hingga data riwayat pelanggaran lalu lintas. "Serta juga menyimpan data uang elektronik. Jadi, smart SIM bisa juga digunakan untuk pembayaran secara elektronik," jelas polisi ramah ini.

SIM pintar itu terintegrasi data secara elektronik. Dengan kata lain, bisa juga diakses melalui smartphone berbasis android. Untuk mengakses data-data di SIM pintas itu harus menggunakan aplikasi berupa Smart SIM.

Di aplikasi itu, pengguna atau pemilik SIM bisa mengakses data pribadi forensik kepolisian, data riwayat pelanggaran lalu lintas dan data saldo uang elektronik. "Dengan smart SIM kami bisa lebih mudah untuk memantau pengendara. Kami bisa melihat riwayat pelanggarannya pun juga mendukung proses penyelidikan dan penyidikan kepolisian," beber mantan Kanit Patroli Polres Malang Kota Ini.

Di samping itu, Satlantas Polres Blitar Kota juga mulai menerapkan registrasi SIM online. Dengan regristasi SIM Online ini masyarakat semakin mudah mendaftar. "Sebab, bisa dilakukan setiap saat dengan cepat dan akurat. Terkoneksi dengan internet," ujarnya.

Masyarakat yang ingin memohon SIM bisa mendaftarkan melalui website http://korlantas.Polri.Go.Id. Pemohon bisa mengaksesnya melalui smartphone. Di website nanti ditunjukkan prosedur registrasi SIM Online. Termasuk juga prosedur pembayaran secara online.

Meskipun registrasi dilakukan secara online, pemohon tetap harus melalui ujian atau tes. Mulai ujian teori hingga ujian praktek. "Pemohon tetap datang ke polres untuk ujian teori dan praktek. Jika pemohon dinyatakan tidak lulus atau gagal maka uang pembayaran akan dikembalikan langsung ke rekening pemohon," jelas Luhur. (sub)

(rt/kan/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia