Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Pemkab Launching Program Kang Jimbang Disperindag

03 Oktober 2019, 09: 45: 24 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

INOVATIF: Bupati Rijanto launching program Kangjimbang Disperindag Kabupaten Blitar di Pasar Wlingi, kemarin (2/10).

INOVATIF: Bupati Rijanto launching program Kangjimbang Disperindag Kabupaten Blitar di Pasar Wlingi, kemarin (2/10). (AGUS MUHAIMIN/RADAR BLITAR)

WLINGI, Radar Blitar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar menguji tera sejumlah timbangan milik pedagang Pasar Wlingi, kemarin (2/10).

Pengujian timbangan itu dipimpin langsung oleh Bupati Blitar Rijanto, didampingi Kepala Disperindag Kabupaten Blitar Tavip Wiyono dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Sejumlah timbangan itu diuji kembali untuk memastikan apakah masih normal atau ada selisih. "Ya, tadi kami mengecek kondisi timbangan milik pedagang. Jika ada selisih, maka dinormalkan lagi," ujar Bupati Blitar Rijanto.

Rijanto mengatakan, pengujian tera timbangan pedagang tersebut merupakan program Pemkab Blitar. Program tersebut merupakan terobosan dari disperindag untuk mencegah praktik curang pedagang saat berjualan. "Programnya itu Kangjimbang. Yaitu Tukang Timbang Datang, Masyarakat Senang," jelasnya.

Pengujian timbangan itu merupakan yang pertama dilakukan disperindag. Jadi, hari ini (kemarin, Red) program tersebut di-launching atau diluncurkan. "Launching ini gratis. Tidak dipungut biaya. Tapi, tahun depan harus membayar karena ada retribusinya," ujar pria ramah ini.

Melalui program tersebut, timbangan-timbangan yang sudah tidak sesuai atau tidak normal ditertibkan. Petugas disperindag akan mengecek satu per satu timbangan. Jika ditemukan timbangan tidak normal, maka harus dinormalkan kembali.

Menurut dia, setiap setahun sekali, timbangan-timbangan harus dicek kondisinya. Makanya, pedagang juga harus rutin mengecekkan timbangannya. "Jika tidak mengecekkan lagi dan diketahui ada selisih, maka bisa bermasalah hukum kalau ada yang melaporkan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Blitar Tavip Wiyono melalui Sekretaris Sri Astuti mengatakan, hadirnya pelayanan tera atau tera ulang itu merupakan bentuk komitmen Pemkab Blitar dalam memberikan perlindungan konsumen dan perlindungan hak masyarakat. "Kang Jimbang inilah yang nantinya akan melakukan tera dan tera ulang di seluruh wilayah Kabupaten Blitar dengan sasaran masuk ke pasar-pasar, termasuk pasar desa,” ungkapnya.

Saat ini sudah ada empat petugas Kang Jimbang yang dimiliki disperindag. Dua di antaranya merupakan penera terampil dan sisanya pegawai. Disperindag menjamin tera dan tera ulang di metrologi disperindag benar-benar profesional. "Dengan adanya Kang Jimbang, tentu masyarakat bisa lebih mengenal apa itu tera dan tera ulang,” jlentreh-nya.

(rt/hms/ang/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia