Senin, 16 Dec 2019
radartulungagung
icon-featured
Blitar

Mudahkan Pembayaran, BPKAD Luncurkan Padamoveon Smartcard

05 Oktober 2019, 12: 08: 08 WIB | editor : Didin Cahya FS

SIMBOLIS: Plt Wali Kota Blitar Santoso didampingi Sekda Rudi Wijonarko dan Kepala BPKAD Kota Blitar Widodo Sapto Johanes, memberikan Padamoveon Smartcard kepada perwakilan pihak KFC.

SIMBOLIS: Plt Wali Kota Blitar Santoso didampingi Sekda Rudi Wijonarko dan Kepala BPKAD Kota Blitar Widodo Sapto Johanes, memberikan Padamoveon Smartcard kepada perwakilan pihak KFC. (FOTO-FOTO: HUMAS PEMKOT BLITAR, WHENDY GIGIH PERKASA/ RADARTULUNGAGUNG.ID)

SANANWETAN, Radar Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya melalui badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD). Yakni dengan pelayanan pajak daerah melalui sistem transaksi online. Juga dikenal dengan program pendapatan daerah memudahkan orang versi online, disingkat Padamoveon Smartcard.

Soft launching program tersebut dilakukan langsung Plt Wali Kota Blitar Santoso di KFC kemarin (4/10). Acara yang dimulai sekitar pukul 14.30 itu juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar  Rudi Wijanarko, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, perbankan, dan tamu undangan lainnya.

Dalam peresmian tersebut, Plt Wali Kota Blitar Santoso secara simbolis memberikan Padamoveon Smartcard kepada pihak KFC. Orang nomor satu di lingkup Pemkot Blitar itu juga uji coba langsung Padamoveon Smartcard yang dipasang pada komputer pihak KFC.

“Ini terobosan luar biasa yang dilakukan BPKAD,” ungkap Santoso.

Kemarin saat KPK datang ke Blitar, lanjut pria berkacamata itu, sempat menanyakan sampai seberapa jauh tindak lanjut Pemkot Blitar yang berkaitan dengan pencegahan korupsi. “Dengan sistem pembayaran menggunakan Padamoveon Smartcard ini, saya yakin ada keterbukaan, transparan, serta memberikan kemudahan,” jelasnya. 

UJI COBA: Plt Wali Kota Blitar Santoso didampingi perwakilan pihak KFC memasang Padamoveon Smartcard pada CPU komputer.

UJI COBA: Plt Wali Kota Blitar Santoso didampingi perwakilan pihak KFC memasang Padamoveon Smartcard pada CPU komputer.

Diharapkan dengan sistem baru tersebut, pendapatan asli daerah (PAD) bisa lebih dimaksimalkan. Santoso pun optimistis bisa mencapai target sekitar 40 persen dari sektor pajak. Selain itu, para camat dan lurah bisa ikut membantu, salah satunya menyosialisasikan kepada masyarakat. 

Kepala BPKAD Kota Blitar Widodo Sapto Johanes mengatakan, Padamoveon Smartcard merupakan program Pemkot Blitar, pemerintah pusat, dan didukung semua elemen termasuk KPK. Semoga program tersebut direspons baik oleh para wajib pajak. “Ini juga untuk pengelolaan keuangan daerah yang lebih bersih, akuntabel, dan transparan,” ujarnya. 

Demi menyukseskan program tersebut, lanjut Widodo, pihaknya bakal terus sosialisasi ke masyarakat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada pelatihan ataupun bimbingan teknologi (bimtek) operator di setiap wajib pajak. “Dulu mengisi manual. Kini bisa secara online,” katanya. 

Pria ramah itu menambahkan, sistem tersebut bisa mencegah pertemuan antara petugas dengan wajib pajak untuk melakukan pembayaran. Namun jika pertemuan itu untuk sosialisasi, bukan masalah. BPKAD juga bisa memantau perkembangan wajib pajak.

(rt/whe/did/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia