Minggu, 08 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Politik

Tensi Pilkada Mulai Panas

07 Oktober 2019, 12: 50: 14 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

PEMICU SEMANGAT: Beberapa orang relawan Trijanto hendak membersihkan reklame yang rusak di Jalan Anjasmoro.

PEMICU SEMANGAT: Beberapa orang relawan Trijanto hendak membersihkan reklame yang rusak di Jalan Anjasmoro. (CANDRA FOR RADAR BLITAR)

SANANWETAN, Radar Blitar –Tensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tampaknya mulai panas. Baliho besar milik relawan Trijanto di Jalan Anjasmoro, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, diduga dirusak oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab. Untuk sementara ini, relawan Trijanto belum melaporkan dugaan perusakan tersebut kepada pihak kepolisian. Sebaliknya, dalam waktu dekat bakal menambah reklame hingga pelosok desa dan kelurahan di Blitar Raya.

Reklame berukuran 4x6 meter bergambar Mohammad Trijanto ini rusak dengan kondisi sobek dan terlepas dari bingkai kayunya. Belum jelas apa pemicu kerusakan baliho tersebut. Selain karena angin atau cuaca, peranti promosi ini juga bisa rusak oleh tangan tangan jahil. Kerusakan baliho ini diketahui pada Jumat (4/10) sore hari. “Kami dapat kabar ada reklame yang rusak itu sore hari,” kata Candra, salah seorang relawan Trijanto, kemarin (5/10).

Pemuda berambut gondrong ini enggan berandai-andai mengenai penyebab kerusakan aset milik Omah Relawan Trijanto tersebut. Setelah membersihkan reklame yang porak-poranda, dirinya melaporkan itu kepada rekan-rekan relawan yang lain. Hasil komunikasi terakhir dengan relawan-relawan lain, untuk sementara waktu tidak akan memperpanjang persoalan tersebut.

Sebaliknya, lanjut dia, dalam waktu dekat relawan Trijanto akan menambah dan merealisasikan pemasangan reklame sebagaimana direncanakan sebelumnya. Yakni memasang reklame dengan ukuran yang lebih kecil di setiap sudut desa dan kelurahan untuk mendekatkan Trijanto dengan masyarakat. “Yang jelas, ini membuat kami semakin termotivasi untuk mendukung Mas Trijanto,” terangnya.

Rusaknya baliho besar milik Relawan Trijanto tersebut tampaknya menjadi indikasi bahwa suasana politik jelang pilkada di Bumi Bung Karno menghangat.

Sugianto, relawan lain mengatakan, kerusakan baliho tersebut bisa saja dimaknai sebagai salah satu bukti bahwa sosok Trijanto memiliki pengaruh besar di Blitar. Artinya, Trijanto menjadi salah satu tokoh yang diperhitungkan dan memicu kekhawatiran tokoh-tokoh politik jika ikut kontestasi Pilkada 2020. “Itu jika baliho di Jalan Anjasmoro tersebut memang sengaja dirusak lho ya,” katanya.

Terlepas dirusak atau rusak secara alami, Sugianto mengaku akan terus menggelorakan dukungan kepada Trijanto agar berkenan ikut macung dalam Pilkada 2020. Pihaknya berharap ada peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Blitar Raya. “Tidak hanya program-program populis, tapi juga realistis dan dapat diterima masyarakat,” ucap tokoh petani Blitar ini.

(rt/muh/did/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia