Rabu, 16 Oct 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Hoax, Hujan Panas Tanda Orang Mati

11 Oktober 2019, 10: 39: 50 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Hoax, Hujan Panas Tanda Orang Mati

 Hujan itu sendiri merupakan sebuah proses kondensasi uap air yang terjadi di atmosfer bumi yang kemudian berubah menjadi butiran air dan jatuh ke bumi.   Namun, ada sebuah mitos yang menyebutkan jika hujan panas merupakan tanda ada orang meninggal mendadak.   Padahal, ini bisa ditelaah dengan sains.

Dikutip dari berbagai sumber, hujan orang meninggal ini biasa terjadi di daerah yang dilalui garis khatulistiwa, nama ilmiahnya hujan ekuatorial. Hujan ini lebih sering terjadi di daerah yang memiliki beriklim tropis. Bukan berarti di daerah yang tidak memiliki iklim tropis nggak berpotensi mengalami hujan orang meninggal.

Fenomena alam seperti ini bukannya tanpa sebab,. Hujan ini terjadi saat di sebuah lokasi terjadi hujan badai dengan intensitas yang tinggi. Nah, butiran hujan badai tersebut terbawa oleh angin. Kemudian, butiran air tersebut saling bergandengan tangan dengan uap air yang terjadi karena terdampak sinaran matahari yang sangat terik.

Setelah mereka bergandengan tangan, tidak lama kemudian angin vertikal datang dan menarik mereka menjatuhkan diri mereka ke lokasi yang kebetulan pada saat itu sedang cerah alias tidak mendung. Sayangnya, hubungan mereka tidak berlangsung langgeng. Fenomena hujan seperti ini hanya berlangsung dalam hitungan menit saja. 

FAKTA: : Hujan ini terjadi saat di sebuah lokasi terjadi hujan badai dengan intensitas yang tinggi. Nah, butiran hujan badai tersebut terbawa oleh angin. Kemudian, butiran air tersebut saling bergandengan tangan dengan uap air yang terjadi karena terdampak sinaran matahari yang sangat terik

(rt/rak/ang/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia