Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Hukum & Kriminal

Nyuri Untuk Tebus Sepeda Motor Anak Yang Digadaikan

11 Oktober 2019, 15: 40: 14 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

Nyuri Untuk Tebus Sepeda Motor Anak Yang Digadaikan

TALUN, Radar Blitar - Ketika ditanya alasan nekat mencuri sepeda motor milik temannya, tersangka Suwandi langsung menangis. Air matanya langsung jatuh mengenai topeng kain hitam yang membungkus kepalanya itu. 

Saat itu dia ingat dengan anaknya yang masih duduk di bangku SMA. "Sepeda motor anak, saya digadaikan. Uangnya untuk main judi sabung ayam. Saya kalah waktu itu," ujar warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun ini. 

Nah, ketika jatuh tempo menebus sepeda motor yang digadaikan, Suwandi kebingungan. Akhirnya, timbul niatan buruk untuk mencuri. "Saya curi sepeda motor milik teman waktu menonton wayang. Waktu itu kuncinya tertinggal di dasboard. Langsung saja saya curi," katanya. 

Berhasil mencuri, tersangka langsung membawa lari sepeda motornya. Saat itu, Suwandi berencana  mau menebus sepeda motor anaknya yang digadaikan dengan menggunakan hasil penjualan sepeda motor curiannya. 

Namun, polisi bergerak lebih cepat. Belum sempat menebus, buruh tani itu lebih dulu dicokok petugas Satreskrim Polres Blitar. Suwandi pun tidak berkutik. "Mau saya bayar sepeda motor anak saya karena sudah jatuh tempo. Saya bingung nggak punya uang," ungkapnya, lalu terisak. 

Kini, Suwandi harus mendekam di tahanan Polres Blitar untuk mempertanggungjWabkan perbuatannya. Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti yakni sepeda motor Honda Vario nopol AG 2514 KAB milik Harnanik yang dicuri dan uang tunai Rp 3,8 juta. 

Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya. Penangkapan dilakukan setelah serangkaian penyelidikan. "Petugas saat itu berhasil melacak keberadaan sepeda motor curian yang dijual. Kemudian diketahui penjualnya adalah tersangka," terangnya. 

Hasil penyidikan kepolisian, tersangka merupakan resodivis kasus perjudian. Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentan pencurian. "Ancaman hukumannya di atas lima tahun," tandasnya. 

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia