Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Features

Upaya IPSI Tulungagung Menggenjot dan Menjaring Atlet Berprestasi

15 Oktober 2019, 09: 24: 23 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

CEKATAN: Seluruh tamu undangan menyaksikan pertunjukan silat pada pembukaan Dandim 0807 Cup di GOR Lembu Peteng, kemarin (14/10).

CEKATAN: Seluruh tamu undangan menyaksikan pertunjukan silat pada pembukaan Dandim 0807 Cup di GOR Lembu Peteng, kemarin (14/10). (DHARAKA R. PERDANA/RATU)

Berbagai upaya dilakukan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tulungagung. Salah satunya dengan menggelar event Dandim 0807 Cup. Diharapkan dari event ini, muncul atlet silat berprestasi yang bisa membawa nama harum daerah maupun negara di even internasional.

Suasana GOR Lembu Peteng di Jalan Soekarno-Hatta kemarin (14/10) tampak lain dibanding biasanya. Jika dilihat dari luar terlihat tidak ada yang mencolok, namun begitu melongok ke dalam baru terlihat jika ada ratusan pesilat yang sedang berkumpul.

Eits, jangan anggap mereka hendak melakukan hal-hal yang menjurus pada kekerasan. Mereka hanya berpartisipasi pada event Dandim 0807 Cup yang dihelat kemarin hingga 17 Oktober mendatang untuk memperebutkan gelar atlet terbaik.

Ketua IPSI Tulungagung Suharto mengatakan, event ini digelar sebagai wadah seluruh pesilat di Kota Marmer untuk menampilkan keterampilannya. Apalagi mereka bisa turun di berbagai kelas sesuai umur yang ditentukan panitia. “Kegiatan ini murni untuk mewadahi bakat dari seluruh pesilat yang tersebar di berbagai perguruan silat di kabupaten ini,” katanya.

Pada kesempatan itu pun, pria yang juga menjabat kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pun mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tidak ketinggalan dia pun mengingatkan untuk selalu menjaga sportivitas. “Selamat bertanding dan jaga terus sprotivitas,” tambahnya.

Sekadar diketahui, ada 258 pesilat dari delapan perguruan yang turun bertanding. Mereka dibagi dalam empat kelas, yakni usia dini, pra remaja, remaja, dan dewasa. Dimana di setiap kelas juga dibagi antara putra dan putri.

Sementara itu Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar mengatakan, olahraga pencak silat yang merupakan budaya asli Indonesia memiliki kemampuan untuk menumbuhkan karakter bangsa yang kuat dan pemberani. Watak tersebut sangat dibutuhkan bangsa Indonesia, lantaran bisa menjadi pemicu tumbuhnya pemimpin dan daya saing dengan negara lain. “Pencak silat bisa menjadi cara untuk menumbuhkan pemimpin baru dan meningkatkan daya saing dengan negara lain,” jelasnya.

Perwira TNI dengan dua melati di pundak ini menambahkan, dalam jangka pendek maupun panjang, perlu mempersiapkan atlet berprestasi. Seperti kejuaraan yang dihelat saat ini, diharapkan mampu menghasilkan atlet berkualitas dan berkomitmen dalam mengembangkan dan memajukan silat di Bumi Nusantara. “Yang terpenting, semangat berolahraga, pelestarian budaya bangsa, dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Dia pun meminta kepada seluruh perangkat pertandingan maupun atlet untuk tidak berbuat curang. Tidak ketinggalan untuk terus menjaga faktor keamanan dan keselamatan para atlet yang bertanding. “Saya pun mengingatkan agar seluruh pesilat tidak cepat berpuas diri. Karena masih banyak tahapan yang harus dilalui untuk ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.

Secara resmi event bergengsi ini dibuka dengan pemukulan gong oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo yang disaksikan seluruh tamu undangan. Setelah itu ada pertunjukan silat seni yang dilakukan para atlet belia.

(rt/rak/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia