Kamis, 12 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Halaman Kantor Pemkab Blitar Jadi Jujugan Akhir Pekan

20 Oktober 2019, 09: 08: 59 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

JELANG PETANG: Tak jarang masyarakat mengabadikan momen dengan selfie di halaman Pendapa Sasana Adi Praja saat akhir pekan.

JELANG PETANG: Tak jarang masyarakat mengabadikan momen dengan selfie di halaman Pendapa Sasana Adi Praja saat akhir pekan. (Agus muhaimin/Radar Blitar)

KANIGORO, Radar Blitar – Kemegahan dan luasan halaman kantor Pemkab Blitar memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Seolah menjadi tempat rekreasi, menjelang petang masyarakat berdatangan di lokasi tersebut.

Terlebih saat akhir pekan kemarin (19/10). "Ya senang saja ke sini," ucap Lusiana Agus Dwi, warga Desa/Kecamatan Nglegok.

Dia sudah beberapa kali berkunjung ke kantor pemerintahan yang selesai dibangun beberapa tahun silam ini.

Banyak warga di lokasi itu tak urung menjadi cluster ekonomi baru. Ibarat ada gula ada semut, pedagang pun berlomba-lomba mencari keuntungan di tempat publik ini.

Beraneka-ragam camilan dan permainan yang digandrungi anak-anak disediakan pedagang. "Sayangnya, lampu-lampu taman banyak mati," ucapnya.

Untuk masalah keamanan, pengunjung tidak khawatir. Membayar beberapa ribu rupiah kepada para juru pakir, pengunjung sudah bisa leluasa menghabiskan waktu dan berlama-lama di sini.

Selain kawula muda, halaman kantor pemerintahan ini menjadi jujugan para orang tua untuk menenangkan anaknya yang rewel. Warna-warni lampu di lokasi tersebut bisa memikat hati anak anak.

Tak pelak Rokhani, warga Desa/Kecamatan Garum, kerap mengajak anak bungsunya. "Tidak sering-sering, kalau pas longgar," tuturnya.

Menurut dia, kantor pemkab ini menjadi tempat rekreasi murah. Selain tidak harus mengeluarkan retribusi masuk wisata, ada banyak permainan anak-anak di sisi barat halaman pendapa tersebut. Sayang, beberapa kondisinya sudah rusak sehingga tidak bisa dimanfaatkan. "Jika bisa dimanfaatkan, pasti lebih banyak lagi masyarakat yang berkunjung," jelasnya.

Dia pun melihat kecantikan bunga buatan di sisi timur halaman tersebut mulai pudar. Selain beberapa lampu mati, ada komponen rusak. Harapannya segera ada perbaikan.

Tidak ada salahnya jika pemkab menyiagakan petugas di lokasi tersebut. Bukan petugas mengamankan pendapa, melainkan personel tambahan untuk mengingatkan atau menegur yang jahil. "Biar gak cepet rusak. Kalau ada yang mengingatkan kan tidak ada jahil lagi. Bunga buatan ada yang sobek dan hilang lampunya," keluhnya. 

(rt/hms/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia