Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Tulungagung

Sertifikasi Halal Dipegang Kemenag

21 Oktober 2019, 11: 13: 41 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SISTEM BARU: Seorang pembeli ketika mengecek label harga di salah satu produk makanan di supermarket beberapa waktu lalu.

SISTEM BARU: Seorang pembeli ketika mengecek label harga di salah satu produk makanan di supermarket beberapa waktu lalu. (ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI/RATU)

KOTA, Radar Tulungagung – Pencantuman label halal pada produk makanan dan minuman menjadi hal wajib yang harus dipenuhi bagi setiap produsen. Namun, kini ada perubahan pada sistem sertifikasi halal. Jika sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menerbitkan sertifkasi halal, kini oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag). Ini sesuai dengan UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). “Jadi per 17 Oktober kemarin, lembaga pengkajian pangan, obat-obatan, dan kosmetika (LPPOM) MUI tidak lagi memiliki otoritas menerbitkan sertifikasi halal. Tapi, Kemenag yang akan menerbitkan,” jelas Plt Kasi Bimas Islam Kemenag Tulungagung Supriono.

Dia mengatakan, sistem yang baru ini hanya mengatur pembagian tugas antara MUI dan pemerintah. Meskipun MUI tak lagi menerbitkan sertifikasi halal, MUI masih berperan penuh dalam penetapan fatwa. Artinya, pemerintah hanya bertugas menerima pendaftaran dan menjadi koordinator. Sementara, MUI bertugas dalam melakukan pemeriksaan dan penetapan fatwa. Sehingga nantinya produsen makanan dan minuman mengajukan surat ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah naungan Kemenag untuk selanjutnya diperiksa oleh MUI. Setelah itu, MUI akan menetapkan fatwa untuk selanjutnya diterbitkan sertifikasi halal oleh Kemenag.

Meski terjadi perubahan sistem, pria ramah ini mengaku belum menerima informasi resmi dari pusat. Bahkan, belum mengikuti sosialisasi sertifikasi halal. Sehingga belum dapat merinci pasti perubahan sistem aturan tersebut. “Baru akan sosialisasi awal November mendatang. Jadi info yang kami terima masih secara umum, belum detail nanti pelaksanaannya seperti apa,” tandasnya.

(rt/nda/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia