Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Trenggalek

Antisipasi Sumbatan dengan Normalisasi

21 Oktober 2019, 11: 37: 28 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

PENGERUKAN: Proses normalisasi sungai di pinggir Jalan Dobangsan, Kelurahan Ngantru, kecamatan kota.

PENGERUKAN: Proses normalisasi sungai di pinggir Jalan Dobangsan, Kelurahan Ngantru, kecamatan kota. (HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA/RADAR TRENGGALEK)

KOTA, Radar Trenggalek - Dinas pekerjaan umum bina marga dan pengairan (PUPR) akhirnya melakukan normalisasi saluran air di ruang milik jalan (rumija) Jalan Dobangsan, Kelurahan Ngantru, kecamatan kota. “Penormalisasian saluran air itu untuk mengurangi sedimen tanah yang mengendap di bawah atau dasar sungai,” ungkap pengawas pengairan dinas PUPR, Rega.

Menurut dia, agenda penormalisasian kali ini khusus yang berada di Kelurahan Ngantru, kecamatan kota. Sebab, hampir semua saluran air di lokasi itu dinormalisasi. Penormalisasian itu pun dengan cara mengeruk sampai kedalaman 40 sentimeter (cm) ke bawah. Tujuan dari pengerukan itu yakni menormalisasikan saluran agar air dapat mengalir ke sawah milik warga setempat. 

“Penormalisasian ini dari laporan warga yang mengeluhkan sawahnya tidak kena air. Karena terdapat sedimen-sedimen di saluran air,” ungkapnya. 

Dia melanjutkan, sejauh ini penormalisasian masih dengan pengerukan. Belum mengarah ke perbaikan dinding. Menurut dia, normalisasi itu sebenarnya karena para warga meminta untuk menormalisasikan saluran air di luar laporan awalnya. Sehingga pengerjaan ini menggunakan contract change order (CCO). “Sebenarnya normalisasi tidak banyak,” katanya. 

Sementara itu, pelaksana teknis lapangan, Edy mengungkapkan, normalisasi sungai dikerjakan sejak Senin lalu (14/10). Pengerjaan itu dengan mengeruk sepanjang saluran air di sepanjang rumija Dobangsan, Kelurahan Ngantru, kecamatan kota. Menurut dia, dengan mengurangi endapan sedimen tanah, juga dapat menaikkan volume air. Sehingga intensitas air bisa lebih banyak.

“Kami keruk dan membersihkan saluran air dari sampah,” katanya.

(rt/pur/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia