Senin, 18 Nov 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Dua Dusun di Desa Ringinrejo Blitar Dilanda Kekeringan

31 Oktober 2019, 15: 44: 05 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

SANGAT BUTUH: Warga Desa Ringinrejo antre menunggu giliran mendapatkan air bersih dari Polres Blitar, kemarin.

SANGAT BUTUH: Warga Desa Ringinrejo antre menunggu giliran mendapatkan air bersih dari Polres Blitar, kemarin. (MOCHAMMAD SUCHAN ABDULLAH/RADAR BLITAR)

WATES, Radar Blitar - Kekeringan mulai melanda di sebagian wilayah Blitar selatan. Salah satunya di wilayah Kecamatan Wates. 

Ada satu desa yang terdampak kekeringan. Yaitu Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates. Akibat musim kemarau yang berkepenjangan, sebagian sumber air warga setempat menyusut bahkan sampai mengering. 

Dari empat dusun yang berada di Desa Ringinrejo, dua di antaranya kesulitan air. Dua dusun itu adalah Ringinsari dan Ringinanyar. "Dua dusun tersebut kini memang sedang kekurangan air," kata Kepala Desa Ringinrejo Bintoro kepada Koran ini, kemarin (30/10). 

Musim kemarau yang panjang tahun ini, jelas dia, membuat sumber air warga menyusut hingga mengering. Sumur-sumur warga juga ikut mengering sehingga harus mencari air di sumber lainnya. "Antisipasinya, kami sudah mengalokasikan dua sumur di dua dusun itu. Namun karena jumlah warga yang banyak di dusun itu, air belum mencukupi," terangnya. 

Menurutnya, dampak kekeringan di dua dusun tersebut belum begitu parah. Sumur bor yang disediakan desa di dua dusun itu masih bisa mencukupi kebutuhan air warga. 

Dia menyebut, di Dusun Ringinanyar masuk dalam kategori cukup. Hanya 30 persen warga dari jumlah penduduk di dusun tersebut yang belum tercukupi. Sedangkan di Dusun Ringinsari, sekitar 50 persen warga sudah tercukupi kebutuhan airnya. "50 persen warga lain belum," ujar pria ramah ini.

Desa saat ini juga sedang berupaya untuk menambah sumur bor. Lokasinya berada di Dusun Ringinanyar. "Kami sudah bangunkan sumur bor di sana. Kerja sama dengan Pamsimas. Insyaallah satu bulan sudah ready," kata Bintoro. 

Melihat kondisi kekeringan di Desa Ringinrejo tersebut, Polres Blitar turun tangan. Kemarin (30/10), Polres Blitar mengirimkan bantuan air kepada sejumlah warga terdampak kekeringan. 

Ada sebanyak 12 tangki air yang dibagikan ke warga. Bantuan air itu diberikan untuk meringankan beban warga yang kesulitan air. "Ini juga bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Ada warga di wilayah kami yang kesulitan air sehingga kami bantu," kata Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto di sela-sela pemberian air kemarin. 

Budi berharap, bantuan air atau droping air tersebut bisa membantu warga dalam memenuhi kebutuhan air setiap hari. Apalagi, kondisi sumur warga juga sudah banyak yang mengering. "Kami juga sedang memantau wilayah lain di Blitar selatan yang kesulitan air. Kami akan bantu," kata perwira berpangkat dua melati di pundak ini.

Tumini, warga setempat, mengaku sangat terbantu dengan pembagian air tersebut. Dengan bantuan air, bisa mencukupi kebutuhan air setiap hari. "Saat ini memang rutin droping air. Biasanya dua atau tiga hari sekali ada droping air," ujar perempuan 56 tahun ini. 

(rt/kan/ang/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia