Jumat, 06 Dec 2019
radartulungagung
icon featured
Blitar

Bupati Rijanto Panen Raya Cabai Keriting

31 Oktober 2019, 09: 12: 14 WIB | editor : Anggi Septian Andika Putra

POTENSI: Bupati Rijanto panen raya cabai keriting di Dusun Tambakrejo, Desa Ngadri, Kecamatan Binangun.

POTENSI: Bupati Rijanto panen raya cabai keriting di Dusun Tambakrejo, Desa Ngadri, Kecamatan Binangun.

BINANGUN, Radar Blitar - Bupati Rijanto terus mengoptimalkan potensi kawasan Blitar selatan. Termasuk di Dusun Tambakrejo, Desa Ngadri, Kecamatan Binangun.

Saat panen raya cabai keriting di desa setempat kemarin (30/10), Bupati Rijanto mengaku akan menjajaki kerja sama dengan Pemprov Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) untuk menampung hasil petani cabai petani.

“Dari pemaparan ketua gabungan kelompok tani (gapoktan) Kecamatan Binangung, potensi cabai di kawasan ini dalam satu hari bisa 20 ton. Memang luar biasa,” terang pria ramah tersebut.

Dengan potensi tersebut, sudah menjadi program dari Pemkab Blitar untuk memberi dukungan penuh. “Cabai di sini, selain dikirim ke Jawa dan Sumatera, masih perlu pemasaran lebih luas. Jika potensi telur sudah ada kerja sama dengan Pemprov DKI, potensi cabai pun perlu dapat perhatian,” katanya.

Langkah Pemkab Blitar akan terus mengupayakan agar petani cabai ini bisa berkembang. Termasuk pemberian bantuan traktor, bangsal sudah dilakukan.

Dari beberapa masukan para gapoktan, sumber air masih perlu suplai lebih besar. Maka solusinya, pembuatan embung dan mengoptimalkan peran perusahaan air minum daerah (PDAM). Agar kualitas cabai ini tetap awet, perlu mesin pengawet agar tidak cepat layu.

Dia menceritakan, sebelum menjabat bupati, sudah mengenal kawasan Blitar selatan. Jika dulu ketika musim kemarau jarang warga berada di rumah, rata-rata ke ladang dan pergi mandi ke sumber air, kini pasokan air sudah baik. Fenomena tersebut sudah tidak ada.

“Hampir tiga tahun setengah menjabat bupati, sudah ada tiga investor besar masuk ke Blitar. Tak tanggung, modal yang digelontorkan investor mencapai Rp 4 triliun. Termasuk PT RMI pabrik gula bisa menampung hasil petani tebu, Greenfield Farm memiliki 60 ribu sapi, dan lain-lain. Kami juga akan kerja sama dengan Jepang untuk pengiriman ikan koi. Kalau selama ini hanya di Singapura dan Thailand,” tandasnya.

Ketua Gapoktan Kecamatan Binangun Purwanto mengatakan, ada sekitar 5.600 hektare lahan petanian di kecamatan ini. 250 hektare ditanami cabai keriting dan 300 haktare ditanam cabai rawit. “Kalau musim panen, bahkan dalam satu hari bisa petik 30 ton,” jelasnya.

Dalam panen raya tersebut, dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), muspika, gapoktan, dan petani cabai.

Selain panen raya, Bupati Rijanto mengunjungi bangsal cabai, proses pembibitan, dan melihat embung. 

(rt/hms/ang/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia